Tim Pendamping PKH Sintang Raih Nominasi Validasi Terbaik se Indonesia
Ia mengatakan Sintang dinyatatan sebagai validasi terbaik se-Indonesia dari 350 kabupaten/kota dinilai memenuhi kriteria
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribunpontianak Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Tim pendamping Porgram Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sintang berhasil meraih penghargaan Appreciation Day sebagai nominasi validasi terbaik se indonesia, di Surabaya 20 Desember 2017 lalu.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Lintas Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sintang Erni mengungkapkan, validasi merupakan kegiatan pengecekan data calon penerima PKH.
Baca: Lagi! Polres Sintang Amankan Kayu Ilegal
"Validasi ini digunakan untuk memastikan bahwa calon peserta keluarga miskin yang diperoleh berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) memenuhi kriteria komponen PKH yaitu eligble, calon peserta yang memenuhi syarat penerima PKH baik dalam komponen kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial," ujarnya Kamis (1/3/2018).
Baca: Dewan Dukung STKIP Sintang Jadi Sub Rayon
Menurutnya terdapat 13.301 calon penerima PKH yang harus divalidasi dan hasil validasinya, (keluarga penerima manfaat) KPM yang memenuhi komponen ada 9.123.
Ia mengatakan Kabupaten Sintang dinyatatan sebagai validasi terbaik se-Indonesia dari 350 kabupaten/kota dinilai telah memenuhi kriteria jumlah calon peserta yang divalidasi cukup banyak dengan waktu 22 hari.
"Mulai dari pengolahan data, terjun ke lapanagan sampai penginputan data di lakukan tim yang solid dengan medan yang cukup berat dan dokumntasi yang lengkap. Semua pendamping terlibat secara tim, misalnya ada kecamatan yang penambahan (calon penerima PKH) sedikit akan dilakukan validasi silang, diperbantukan tim ke kecamatan yang medan sulit dan KPM yang banyak, seperti serawai," lanjutnya.
Menurut Erni, penghargaan yang diperoleh ini merupakan hasil dari kerja keras tim di kalangan.
"Proses dan kerjasama tim ini lah yang menjadi poin penting dalam pemberian penghargaan validasi terbaik kabupaten sintang tahun ini. Semoga di tahun mendatang hal baik seperti ini terus ditingkatkan," tuturnya.
Sementara itu Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sintang, Mela Sinta Hasdarini, merasa bangga bercampur haru saat diumumkan menjadi validasi terbaik se-Indonesia diajang Penghargaan Appreciation Day 2017.
"Jujur kami yang SDM PKH di Sintang bahkan korwil kalbar 2 itu pada mulanya nggak tau kalau kami di nominasikan. Sampai di sana baru korwil di kasi undangan untuk diteruskan ke bupati bahwa kami masuk nominasi. Pas diumumin di sana, ternyata menang," ungkap Mela.
Berbagai suka duka dialami tim validasi PKH yang terdiri dari 32 pendamping dan satu operator I Korwil saat melakukan validasi ke 14 kecamatan di Kabupaten Sintang.
"Kalau ceritanya pasti bermacam ragam, rata-rata penerima PKH-nya jauh-jauh, apalagi Sintang harus validasi 13.301 calon KPM di 14 kecamatan. Semuanya pendamping rata-rata turun ke desa saat validasi tersebut mengadakan pertemuan awal dan validasi awal," ujarnya.
Belum lagi medan yang harus mereka tempuh dari jalan berlumpur masuk jalur sungai hingga validasi yang dilakukan hingga tengah malam. Belum lagi menurutnya tim hanya punya waktu satu bulan saja untuk melakukan validasi.
"Waktu, itu yg paling bikin sulit, tanggal 3 November kami bimtek internal untuk aplikasi validasi. Kemudian tanggal 11 November kami baru dapat datanya. Saya bersama salah satu operator split data, tanggal 12 semuanya udah harus dibagikan ke pendamping dan mulai tanggal 13 teman-teman sudah harus turun ke lapangan. Waktu itu kami diminta tanggal 20 November semua udah harus final closing," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/penerima-pkh_20170807_175904.jpg)