Breaking News:

Pilkada Mempawah

Pasca Deklarasi Damai, Kapolres Mempawah: Jangan Ada Jadi Provokator

Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi santoso mengharapkan pasca deklarasi kampanye damai yang digelar oleh KPU, kampanye damai terealisasi

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi santoso mengharapkan pasca deklarasi kampanye damai yang digelar oleh KPU, seluruh paslon dapat menjalankan kampanye damai dan semakin menyejukkan situasi panas yang mungkin terjadi saat pilkada.

"Apapun pilihanya kita tetap bersaudara," ujarnya. Minggu (18/2/2018).

Baca: 5 WNI Ditangkap Polisi Malaysia, Ini Kata Kapolda Kalbar

Menilik hasil survey yang dilakukan, Kalbar ditetapkan sebagai tiga besar daerah di indonesia yang rawan pilkada.

Didik mengajak masyaramat kabupaten mempawah untuk bersama-sama membuktikan bahwa survey tersebut salah.

"kita ingin menggelorakan bahwa Kalbar ini selalu kondusif, dengan dimulai di mempawah dan menjawab survey bahwa kalbar ini selalu damai," ujarnya.

Ia mengatakan jangan sampai kegiatan deklrasi kampanye damai hanya jadi sebuah agenda seremoni yang harus digelar.

Akan tetapi, konsep kampanye damai dan santun harus ditaati oleh seluruh tim pendukung masing-masing paslon.

Baca: 145 Stand Ramaikan Pontianak Food Festival II, Klaim Lebih Meriah Dari Sebelumnya

"Jangan jadi provokator untuk mendeskriditkan paslon lainya. Cukup kedepankan visi dan misi untuk menarik suara masyarakat," ujarnya.

Kerukunan yang selama ini telah terawat, kata didik harus terus dirawat. Jangan sampai teguhnya kerukunan bermasyarakat di kabupaten mempawah porak-poranda akibat pilkada.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved