Sikapi Persoalan Hotspot di Kubu Raya dan Ketapang, PPK Bahas Restorasi Ekosistem Gambut

Menanggapi kasus tersebut maka PPK melakukan berbagai kegiatan, diantaranya berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan.

Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ BELLA
Perkumpulan Pancur Kasih (PPK) menggelar acara Media Gathering dan Konferensi Pers, terkait Restorasi Ekosistem Gambut di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Ketapang di Harris Hotel Pontianak pada Senin (12/02 /2018). 

Laporan Wartawan (mg)  Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Perkumpulan Pancur Kasih (PPK) menggelar acara Media Gathering dan Konferensi Pers, terkait Restorasi Ekosistem Gambut di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Ketapang di Harris Hotel Pontianak pada Senin (12/02 /2018).

Kegiatan tersebut dalam rangka perbaikan tata kelola hutan dan lahan melalui pencegahan karhutla dan reforestasi untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca: Pangdam XII Tpr Perintahkan Jajaran Padamkan Api Karhutla

Data yang diperoleh melalui data satelit NOAAD pada tahun 2015 ditemukan 111 titik api di Kabupaten Kubu Raya.

Sedangkan titik api tertinggi di Kabupaten Ketapang 663 titik api.

Baca: Seorang Adik yang Dibully Kakaknya Dari Kecil, 6 Tahun Kemudian Kisahnya Bikin Menangis

Menanggapi kasus tersebut maka PPK melakukan berbagai kegiatan, diantaranya berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan.

Melakukan upaya inisiatif untuk mengajak masyarakat melakukan tata kelola ekosistem gambut.

Oleh sebab itu, Direktur PPSDAK, Matheus Pilin mengemukakan bahwa, pertemuan ini sangat penting, agar media dapat berpartisipasi dalam mengedukasi masyarakat. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved