Rangkaian HUT Apindo ke-66, Salah Satunya Pengembangan Usaha Madu Kelulut
Lomba ini akan memperebutkan piala dari Walikota Pontianak untuk para pemenang, sertifikat penghargaan dan berbagai hadiah lainnya.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggelar beberapa kagiatan. Apindo tahun merayakan ulang tahun ke-66 bagi organisasi pengusaha ini yang lahir pada 31 Januari 1952. Salah satu bidang yang menjadi tanggung jawab Apindo adalah ikut menentukan upah minimum baik nasional maupun Daerah (UMP dan UMK)
Baca: IHSG Turun Dilevel 6598, Berikut Saham Rekomendasi
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 66 ini Ketua III DPP Apindo Kalbar yang merupakan Ketua Apindo Kota Pontianak, Andreas Acui Simanjaya mengatakan Kalbar akan mengadakan lomba cerdas cermat, lomba mewarnai dan berbagai perlombaan lainnya bekerjasama dengan Bimbel Anastasia yang akan di adakan di ruko Megamall Pontianak.
Baca: Sepekan! BNNP Berhasil Amankan 35 Kg Sabu Dari Sejumlah Tersangka, Dua Diantarnya Kakak Adik
Lomba ini akan memperebutkan piala dari Walikota Pontianak untuk para pemenang, sertifikat penghargaan dan berbagai hadiah lainnya.
Selain itu Apindo juga menginisiasi berdirinya beberapa perpustakaan di pedesaan dengan bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk didalamnya dengan BKKBN melalui PWG (provinsi working group) untuk memperkuat program kampung KB yang merupakan program Nasional.
"Perpustakaan yang di tempat kan di tingkat pedesaan dimaksudkan agar masyarakat pedesaan dapat mengakses berbagai informasi baik pengetahuan dan hiburan dari perpustakaan tersebut, sehingga kualitas SDM di tingkat pedesaan juga meningkat untuk memiliki daya saing dengan berbagai pihak," ujar Acui pada Kamis (1/2/2018).
Kedepannya perpustakaan ini juga akan dilengkapi dengan tehnologi informasi digital yang merupakan penyesuaian dari kemajuan jaman.
Selain Perpustakaan beberapa paket usaha untuk masyarakat tingkat pedesaan yang ditujukan untuk membangkitkan geliat ekonomi yang mandiri serta menjaga keseimbangan alam juga diluncurkan.
"Antara lain dengan bantuan Apindo untuk pengembangan usaha ternak lebah madu kelulut, dimana APINDO membantu penduduk di pedesaan untuk mengusahakan peternakan lebah madu kelulut dan mengembangkan paket sarang kelulut portabel yang bisa di jual kepada masyarakat luas yang berminat mengembangkan usaha ini, jadi penduduk di pedesaan tidak hanya menjual madu saja tetapi juga paket sarang lebah madu," ujar Acui.
Juga tersedia beberapa paket usaha yang dimaksudkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan kearifan lokal dan menjaga kelestarian alam sekitarnya.
Melalui ATC (Apindo Training Center) APINDO mengadakan pelatihan untuk Pemuda pemuda dari Daerah antara lain latihan kepemimpinan, kewirausahaan dan berbagai bekal pengetahuan lainnya.
Hal tersebut kata Acui untuk memperkuat kemampuan para pemuda dari daerah yang diharapkan kelak akan menjadi pemimpin dalam berbagai tingkatan di daerah asalnya masing-masing.
Apindo kata Acui juga berterima kasih kepada organisasi Buruh yang selama ini dapat bekerjasama dengan baik dan mendiskusikan semua pemikiran serta harapan dari pihak pekerja dengan cara dialog dan komunikasi yang baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/madu-kelulut_20180201_221011.jpg)