Dugaan Penipuan Travel Umroh

Dugaan Penipuan Travel Umroh, Ternyata PT SBL Punya Agen Di Pontianak

Baik alamat yang ada di Kota Pontianak, maupun alamat agen PT SBL di dunia maya, atau web.

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Agus Pujianto
Tribunjabar/ Mega Nugraha
Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, memberikan keterangan pers di Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Selasa (30/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpontianak.co.id, Hasyim Ashari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) mengungkap kasus dugaan penipuan travel dan umroh PT Solusi Balad Lumampah (SBL).

Dari laporan Tribun Jabar, setidaknya sekitar 12.845 jemaah umroh diduga telah tertipu.

Dua orang Direksi PT SBL, Aom Juang Wibowo dan staf Ery Ramdani, ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami telah menetapkan dua tersangka dari perusahaan penyelenggara umrah dan haji plus PT SBL karena melakukan penipuan pada calon jemaah umrah sebanyak 12.845 orang," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Selasa (30/1/2018).

Baca: 12 Ribu Jemaah Umroh Tertipu, Kasus First Travel Kedua? Ini Nama Travel dan Modusnya!

Kapolda menjelaskan mereka dijerat Pasal 63 ayat 1 juncto Pasal 64 ayat 1 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Haji, Pasal 378 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana dan Pasal 2 auay 1 huruf r dan z juncto Pasal 3 juncto Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tribunpontianak.co.id kemudian menelusuri apakah ada agen PT SBL di Kalimantan Barat.

Dari penelusuran tersebut, diperoleh sejumlah alamat.

Baik alamat yang ada di Kota Pontianak, maupun alamat agen PT SBL di dunia maya, atau web.

Mereka menamainya dengan Virtual Office SBL.

Baca: Merinding! Warga Geger Penemuan 2 Kerangka Manusia di Dalam Kamar, Ternyata Ini Faktanya

Merujuk pada laman website satu agen PT SBL Pontianak beralamat di Pontianak Tenggara.

Dalam Virtual Office SBL tersebut dituliskan umroh terjangkau cukup dengan Biaya uang muka (DP) Rp 1 juta.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved