Citizen Reporter
Pesan Sutarmidji Bagi Peserta Komet
Himatika Fmipa Untan mengadakan Seleksi Daerah Kompetisi Matematika (Komet) ke-14 yang bertempat di lantai 3 Gedung Baru Fmipa Untan.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rizky Zulham
Citizen Reporter
Yakobus Dapi
Kepala Divisi Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Sistem Komputer Fmipa Untan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Himpunan Mahasiswa Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universistas Tanjungpura Pontianak (Himatika Fmipa Untan) mengadakan Seleksi Daerah Kompetisi Matematika (Komet) ke-14 yang bertempat di lantai 3 Gedung Baru Fmipa Untan, Sabtu (27/01/2018).
Selekda (Seleksi Daerah) di Kota Pontianak ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pontianak, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. Selain itu, turut hadir Kepala Seksi Peserta Didik Pembinaan Karakter Dinas Pendidikan Kota Pontianak (Rufini, S.Pd., M.Pd) dan perwakilan dosen Jurusan Matematika (Yudhi, M.Si).
Dalam sambutannya, Sutarmidji menyampaikan beberapa motivasi kepada peserta yang hadir mengenai hal-hal aplikatif dunia matematika yang seharusnya bisa memprediksi jawaban dari setiap tantangan, dia menghadirkan kisah tentang kehidupan Bill Gates dan Jack Ma, serta deretan nama beberapa orang terkaya di dunia.
Sutarmidji berpesan agar mahasiswa terus melakukan inovasi dalam bidang ini, sehingga bisa melahirkan metodelogi baru yang nantinya bisa menjadi kegiatan pembelajaran matematika.
“Jika saudara mampu berkompetisi maka akan lahir sebuah inovasi dan kreasi," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kreativitas dan inovasi merupakan hasil dari suatu pertarungan sebuah kompetisi.
Saat dimintai kesannya terhadap kegiatan Komet ini, Sutarmidji mengatakan bahwa kegiatan ini sudah bagus dari segi konsisten penyelenggaraanya yang sudah dilaksanakan 14 kali. Ia menambahkan bahwa harus ada evaluasi terkait kualitas dan apa yang dilahirkan dari kompetisi ini.
“Seharusnya beberapa kategori lomba didiskusikan terlebih dahulu dengan ahli-ahli matematika," paparnya.
Ketua Pelaksana, Feri Harianto, mengatakan bahwa Kompetisi Matematika adalah ajang kompetisi untuk tingkat SMA Se-derajat yang pelaksanaanya serentak di masing-masing daerah Se-Kalimantan Barat.
“Kita terlebih dahulu melakukan seleksi dan nantinya masing-masing finalis dari setiap daerah akan berkompetisi lagi ke Pontianak pada tahap final, saat seleksi.ini kami ingin menarik minat dan bakat serta menumbuhkembangkan pengetahuan peserta mengenai ilmu dan aplikasi dari Matematika," terangnya.
Feri juga menjelaskan tentang 3 kategori perlombaan pada komet tahun ini, diantaranya adalah MOP (Matemathic On Paper) yang lebih mengarah pada lomba karya tulis dan GAMA (Peraga Matematika) untuk kategori peraga matematika.
Dia berharap agar pemenang, finalis yang nantinya akan berlomba lagi pada 21 April bisa mendapatkan feedback lebih dari panitia, setidaknya membantu keberangkatannya.
“Untuk Kota Pontianak sendiri berjumlah 109 peserta dari berbagai SMA Se-derajat, sedangkan untuk total peserta cera keslurahan berkisaran sekitar seribuan orang. Untuk Komet akan diambil 10 besar finalis setiap daerah, sedangkan MOP dan GAMA hanya 5 besar saja," tambah Feri, mahasiswa Prodi Matematika angkatan 2015 ini.
Kasi Peserta Didik Dinas Pendidikan Pontianak, Rufini mengatakan bahwa kegiatan ini positif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/seleksi-daerah-kompetisi-matematika-komet-ke-14_20180127_191814.jpg)