Natal 2017

Suasana dan Semangat Natal di Panti Asuhan Bhakti Luhur

Ada pohon natal dan gua mini yang dilengkapi replika para tokoh yang terlibat dalam kisah kelahiran Yesus, lengkap dengan domba dan palungan.

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ CLAUDIA LIBERANI
Eva bersama tiga anak asuhnya di Panti Asuhan Bhakti Luhur. Meski merayakan Natal dengan sederhana dia mengatakan Natal selalu menjadi momentum istimewa, Jumat (22/12/2017). 

Dia mengungkapkan ada banyak masyarakat yang tergerak hatinya untuk berbagi sukacita Natal, mereka kerap mengunjungi anak-anak panti sambil membawa bingkisan. Ada juga yang membawa bahan-bahan sembako sebagai bentuk berbagi.

"Anak-anak senang ketika dikunjungi, mereka memang senang bertemu orang baru. Biasanya kegiatan jelang Natal juga tergantung pada orang-orang yang datang berkunjung," ujarnya.

Kadang anak-anak diajak bermain di sekitar panti, membuat kegiatan seru seperti permainan anak dengan gerak dan lagu. Ada juga yang mengundang untuk mengikuti kegiatan di luar panti.

"Kegiatannya biasanya bermain sambil jalan-jalan," ujarnya.

Dia mengatakan momentum Natal menjadi semangat baru juga bagi mereka di panti asuhan. Apalagi mengurus anak-anak dengan kebutuhan khusus tidak bisa dikatakan pekerjaan gampang.

"Natal ini sama seperti sebuah kelahiran semangat baru bagi saya. Kami kadang merasa lelah luar biasa, tapi ketika melihat mereka lagi semangat itu muncul, dan ketika Natal tiba lahirnya semangat-semangat baru ini menjadi lebih besar," paparnya.

Harapannya pada Natal ini sukacita dan damai dapat benar-benar dimaknai oleh semua orang dan disyukuri.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved