Pilgub Kalbar

Tanggapi Hasil Survei Calon Gubernur Kalbar, Ini Kata Pengamat

Perlu juga dipertimbangkan lembaga survei yang betul-betul independen yang memiliki kapasitas dan kemampuan yang benar-benar teruji.

Penulis: Zulkifli | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Hasil survey Pemilukada Kalbar 2018,yang dirilis Cirus Surveyors Group pada acara press release Menakar Pilkada Kalbar dari Hasil Survey di hotel Aston Pontianak,Kalbar,Kamis (21/12/2017) siang. Dalam hasil yang dirilis Cirus Surveyors Group,calon Gubernur Kalbar periode mendatang yang popularitasnya unggul adalah bupati Landak, Karolin Margret Natasa, kemudian disusul walikota Pontianak, Sutarmidji. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menangapi hasil survei dari lembaga survei tentang calon gubernur Kalbar 2018 mendatang,  Pengamat Politik Untan Sabran Achyar mengatakan bagaimanapun setiap hasil survei inikan tetap perlu dibuktikan kebenaranya.

Jangan pula cepat percaya.

Perlu juga dipertimbangkan lembaga survei yang betul-betul independen yang memiliki kapasitas dan kemampuan yang benar-benar teruji.

Baca: Ini Penjelasan Panwaslu Pontianak Terkait, Pencatutan Dukungan KTP

Masalah beda tipis dukungan, itu kembali kepada masyarakat.

Bagaimana pun secara geografis Kalbar masyarakat yang berada di pedalaman maupun yang berada didaerah pantai, membutuhkan pemimpin yang memiliki program kerja nyata bagi mereka. Mau Kalbar baik carilah yang sudah teruji.

Baca: Kepuasan Kinerja Presiden Jokowi dan Gubernur Cornelis? Ini Hasil Survei Cirus

Kembali kepada survei, memang yang namanya hasil survei, kadang ada yang menyenangkan dan ada yang tidak.

Artinya ini bisa dijadikan hopotesa sementara atau informasi sementara bagi masing-masing Balon di Pilgub nanti. Maka masing-masing Balon harus lebih gencar lagi bekerja.

Bila perlu buat lagi survei yang betul-betul netral, yang menyajikan perbandingan keduanya. Semakin banyak survei semakin baik.

Survei ini bisa saja dilakukan perguruan tinggi yang melibatkan mahasiswa, punya netralitas karena tidak memiliki kepentingan apapun.

Terkait berguna atau tidaknya hasil servei suatu lembaga survei bagi masyarakat, saya berpikir hasil survei ini secara lebih menyentuh kepada masyarakat yang berpendidikan tinggi atau menengah keatas.

Sementara masyarakat menengah kebawah, hanya berharap harkat dan martabatnya terangkat dari keterpurukan kemiskinan, ingin kesejahteraan mereka lebih baik.

Dan mereka hanya berharap program yang menyentuh langsung masyarakat bawah. Inilah sosok pemimpin yang diharapkan masyarakat Kalbar. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved