Trend HIV di Pontianak Menurun

Berdasarkan data dari KPA Pontianak, jumlah kasus baru HIV AIDS Januari-Oktober 2017 adalah 202 orang, 112 orang berdomisili di Pontianak

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/CLAUDIA LIBERANI
Rombongan kampanye Hari AIDS Sedunia menyusuri jalan A Yani, mereka bertolak dari lapangan PMI Kota Pontianak, Minggu (3/12/2017). 

Laporan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berdasarkan data dari KPA Pontianak, jumlah kasus baru HIV AIDS Januari-Oktober 2017 adalah 202 orang, 112 orang berdomisili di Pontianak sedangkan 90 orang dari luar Pontianak.

Wakil wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap trend HIV di Kota Pontianak terus menurun. Karena Pontianak sebagai ibu kota provinsi yang menjadi kota tujuan berbagai pendatang memiliki tantangan besar untuk mencegah bertambahnya orang yang terpapar penyakit menular ini.

"Pontianak sangat familiar dengan siapapun yang datang ke Kota Pontianak baik itu melalui jalur darat, laut, dan udara," ujarnya, Minggu (3/12/2017) seusai melepas rombongan kampanye Hari Aids Sedunia di halaman PMI Kota Pontianak.

(Baca: Street Campaign Hari AIDS Sedunia di Pontianak )

Dia mengatakan pemerintah, melalui KPA telah berupaya sekeras mungkin untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan HIV AIDS di komunitas rawan penularan seperti tempat-tempat prostitusi hingga para pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik.

"Kita harap upaya ini berhasil, kita terus berusaha agar pencegahan dan pemutusan mata rantai ini berhasil," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved