34 Persen Orang Indonesia yang Pensiun Bergantung Pada Tunjangan
Yang pertama lahir dari orang kaya, yang kedua menikah dengan orang kaya, serta yang ketiga adalah meniru cara orang kaya
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelopor dan Motivator Pengusaha Kayu Indonesia Agus Salim mengatakan, sebanyak 34 persen masyarakat Indonesia di atas 65 tahun sangat bergantung pada tunjangan sebagai uang pensiunnya.
"Sementara ada 5 persen yang masih harus bekerja di usia 65 tahun, padahal tenaga kita sudah semakin menurun," kata Agus saat Seminar Green Property di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Senin (20/11/2017) malam.
Menurut Agus, agar benar-benar bisa menikmati masa pensiun maka setiap orang harus memiliki aset serta bisnis.
(Baca: Atbah Bertekad Golkan Roadtax Saat Sosek Malindo )
Agus lantas berkelakar, menurutnya terdapat 3 cara untuk menjadi orang kaya.
"Yang pertama lahir dari orang kaya, yang kedua menikah dengan orang kaya, serta yang ketiga adalah meniru cara orang kaya," kelakar Agus.
(Baca: Kocaknya Wali Kota Sutarmidji Nendang Bola, Lihat Nih Videonya )
Adapun yang dimaksud Agus meniru cara orang kaya adalah dengan mengikuti jejak mereka yang berbisnis atau memiliki usaha sendiri.
Dengan berbisnis, kata Agus, maka setiap orang bisa meraih keberhasilan, dengan demikian ia bisa membeli aset sebagai bekal pensiun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/agus-salim_20171120_210845.jpg)