Cegah HIV/AIDS Dari Komitmen Keluarga

Walaupun di luar risiko tertular HIV/AIDS cukup tinggi, namun karena komitmen di dalam keluarga sudah kuat maka hal itu dianggapnya dapat mencegah

Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Andy Jap. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Andy Jap mengatakan, keluarga akan terhindar dari HIV/AIDS jika sudah memiliki komitmen yang kuat untuk tidak melakukan hal-hal yang menyebabkan tertular virus mematikan itu.

Walaupun di luar risiko tertular HIV/AIDS cukup tinggi, namun karena komitmen di dalam keluarga sudah kuat maka hal itu dianggapnya dapat mencegah seluruh anggota keluarga tertular.

"Oleh sebab itu peran PKK sangat strategis, PKK kan tugas utamanya ingin mensejahterakan keluarga," ujarnya saat hadir sebagai narasumber di Lokakarya Tim Penggerak PKK Kalbar dalam upaya Penanggulangan dan Pencegahan HIV/AIDS di Hotel Orchardz, Jalan Perdana, Pontianak, Rabu (15/11/2017).

(Baca: Kasus HIV/AIDS Kalbar Pertama Kali Muncul Pada 1993 )

Sehingga, diharapkannya melalui pembinanan keluarga yang dilakukan oleh PKK dapat membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi serta mencegah kasus HIV/AIDS di Kalimantan Barat.

(Baca: Kunci Utama Berantas HIV AIDS Adalah Menyadari Bahayanya )

"Karena HIV/AIDS kita tahu penularannya melalui hubungan seksual, biasanya dari pemakaian narkoba juga, peran PKK untuk membentengi keluarga tentu sangat penting," tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved