Jumlah Kasus Rabies Bertambah, SK KLB Tak Bakal Diperpanjang

Meski jumlah kasus bertambah, namun secara grafik terjadi penurunan sejak dua bulan belakangan...

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Sarimin Sitepu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Jumlah kasus rabies di Kabupaten Sanggau terus meningkat, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau, memastikan surat keputusan (SK) Kejadian Luar Biasa (KLB) yang berakhir pada 19 November 2017, tak akan diperpanjang.

"Meski jumlah kasus bertambah, namun secara grafik terjadi penurunan sejak dua bulan belakangan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Sarimin Sitepu, Senin (13/11/2017).

Hingga saat ini, jumlah kasus rabies ada 909. Jumlah ini naik dibanding dari September lalu sebanyak 826 kasus.

Kenaikan jumlah itu karena ada kasus-kasus lama. Sedangkan kasus baru tidak ada sejak Oktober dan Nopember.

"Itu alasan kita menetapkan ini sudah menurun. Misalnya dia digigit bulan april, tapi tidak terlaporkan, kita catat, kita masukkan ke jumlah kasus,” tuturnya.

(Baca: Cegah Rabies, Polsek Bonti Vaksinasi Anjing dan Kucing di Dua Desa )

Secara grafik kasus rabies telah menurun drastis. Persentase penurunananya dilihat dari laporan mingguan.

"Jadi dia tak berupa persentase, tapi grafik. Misalnya ada yang minggu ini gigitannya dua, minggu depan bisa nol. Setiap Senin kita evaluasi,” terangnya.

Meski tak bakal diperpanjang, namun penanganan terhadap kasus gigitan tetap sama.

Artinya setiap ada kasus gigitan akan tetap dilakukan vaksinasi. “Stok VAR kita juga masih ada, aman. Masih sekitar 300 VAR,” akunya.

Daerah yang paling banyak terjadi kasus rabies untuk 2017 yaitu, Kecamatan Sekayam, Kembayan dan Bonti. Sedangkan pada 2016 adalah Kedukul, Balai Sebut dan Jangkang.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas, Brigadir Mardiansyah juga bergerak cepat.

Meskipun jadwal vaksinasi baru akan dilaksanakan Minggu depan, ia bersama para Ketua RT langsung mekakukan pendataan.

"Pendataannya sudah, tapi saya arahkan dulu ke lingkungan perintis, karena disana cukup banyak hewan peliharaan," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved