Youngster
Pipetkite, Gerakan Pelestarian Lingkungan Lewat Sedotan Bambu
Kampanye ini kemudian disambut dengan tanggapan positif dan gerakan ini pun terus berlanjut.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anak muda haruslah punya kegiatan yang bermanfaat, ntah itu dari sisi hobi atau mungkin lingkungan.
Kayak temen-temen kita nih yang menginsiasi gerakan Pipetkite. Gerakan apa sih ini? Ketua tim sosmed sekaligus co-founder Pipetkite, Feliani menuturkan Pipetkite adalah gerakan untuk lingkungan berbasis sosiopreneurship yang membuat sedotan bambu sebagai alternatif pengganti sedotan plastik.
"Awalnya beberapa anggota bergabung dalam camp lingkungan yaitu Green Amplifier di bulan maret 2017. Gagasan dan ide untuk lingkungan dibentuk yaitu #pontianakbebaspipet yang berawal dari kampanye sosial media dengan tantangan tidak menggunakan pipet selama 7 hari," katanya.
(Baca: Astaga, Ini Bahayanya Jika Kamu Malas Bersihkan Pusar! )
Kampanye ini kemudian disambut dengan tanggapan positif dan gerakan ini pun terus berlanjut.
Feli mengatakan proses pengerjakan gerakan ini dimulai dari bulan april dan kemudian dibulan mei melakukan sosialisasi, juli survey lokasi dan persiapan, agustus workshop kepada ibu-ibu mitra kerja yang memproduksi pipet.
"Dibulan September kita open pre order pertama lalu launching di bulan oktober sekaligus pendistribusiannya," ungkap Feli.
(Baca: Aura Kasih Posting Foto Lagi Beginian di Dalam Toilet, Netizen Sampai Melongo Dibuatnya! )
Tujuan Pipetkite ini tentunya untuk kebermanfaatan lingkungan dan juga mengembangkan potensi sumber daya alam dan manusia yang ada di Rasau Jaya.
"Proses survey dan pelatihan di pilih di Rasau Jaya karena di sana ada bambunya dan tinggal pengolahan. Berhubung di sana juga ada arisan ibu-ibu yang rata-rata ibu rumah tangga jadi diajak kerja sama untuk produksinya. Proses dari awal sampai akhir melalui pembersihan 2-3 kali, perebusan, finishing, baru masuk packaging. Jadi yang dijual itu benar-benar produk siap pakai dan diolah," jelasnya.
Nah Sejauh ini nih penjualan sudah masuk tahap kedua. Karena gerakan ini basisnya dari pemuda jadi selalu pakai sosial media sebagai sumber informasi baik di instagram sebagai @pipetkite dan di Facebook sebagai Pipet Kite.
"Untuk penjualan masih difokuskan ke individu yang memesan baik dari Kota Pontianak maupun di luar kota Pontianak seperti Yogyakarta, Jakarta, Banjarmasin, dan sebagainya," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pipetkite_20171111_111929.jpg)