Ayah Cabuli Anak Kandung

Sutarmidji Ungkap Status Tersangka Pencabulan Anak Kandung Selama 8 Tahun

"itu namanya pekerja harian lepas, kalau pegawai sudah saya pecat. Dia sebagai pekerja harian lepas pun harus dipecat,"

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Hr saat diperiksa penyidik Waka Sat Reskrim Polresta Pontianak AKP Siswadi dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (4/11/2017) siang. Hr menyetubuhi anak kandungnya sejak usia 8 tahun hingga berusia 16 tahun, bahkan saat ini anaknya hamil tujuh bulan akibat perbuatannya. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji membeberkan status pekerjaan HR (42) tersangka pencabulan terhadap anak sendiri selama 8 tahun hingga hamil.

"Bukan pegawai, itu namanya pekerja harian lepas, kalau pegawai sudah saya pecat. Dia sebagai pekerja harian lepas pun harus dipecat," ungkap Sutarmidji, Minggu (05/11/2017).

(Baca: Terungkap! Identitas Pelaku Bunuh Diri Loncat dari Lantai 4 RS St Antonius, Ini Motifnya )

Menurutnya, tersangka harus dijerat dengan hukuman yang seberat beratnya.

Ia pun mengharapkan agar pihak hakim dan kepolisian tidak perlu banyak melakukan pemeriksaan, karena sudah terbukti dari pengakuan tersangka langsung.

"Saya yang begini hakim jangan lagi pusing banyak meriksa dia, polisi juga jangan banyak perikse die, udah pengakuan anaknya, bukti visum dan lain sebagainya, sidang, vonis yang sebesar-besarnya semaksimal mungkin untuk kepentingan anak itu," katanya.

(Baca: Meninggal Dunia di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan, Lihat Penampilan Artis Ini Sekarang )

"Kalau tidak 20 tahun, bisa seumur hidup plus kalau boleh potong, potong semua (kemaluannya)," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved