Citizen Reporter
Jangan Warisi Abu Sumpah Pemuda, Tapi Warisilah Api Sumpah Pemuda
Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Rizky Zulham
Citizen Reporter
Rinto
Humas Pemprov Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bertindak sebagai Inspektur upacara pada hari sumpah pemuda, halaman kantor gubernur, (30/10/2017), Gubernur Kalbar Drs Cornelis, MH sampaikan pesan menteri pemuda dan olahraga RI.
Dalam membacakan sambutan mempora, Gubernur Cornelis mengatakan dalam sebuah kesempatan, Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno pernah menyampaikan.
“Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir,” ujar Cornelis.
Pesan yang disampaikan oIeh Bung Karno ini sangat mendalam khususnya bagi generani muda Indonesia. Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan.
(Baca: Ikrar Mahasiswa Kapuas Hulu di Hari Sumpah Pemuda )
Kita harus berani melawan segaIa bentuk upaya yang ingin memecah pelah persatuan dan kesatuan bangsa.
Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaaan dan kedaerahan kita. Ego ini yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesame anak bangsa.
Kita harus berani mengatakan bahwa Persatuan Indonesia adalah segaIa-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan.
"Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan para pemuda 1928 dan juga kepada Bung Karno, karena masih harus berkutat di soal-soal ini. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan Iain yang Iebih besar, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Ujar Cornelis.
Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bpk Ir. Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar tcrhadap pembangunan kepemudaan Indonesia.
Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan kepemudaan.
Melalui Perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus kita gelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928.
Selain itu, sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda patut kita syukuri.
Sudah seharusnya kita menteladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/foto-bersama-usai-upacara_20171030_131117.jpg)