Sebelum Meninggal, Almarhum AKBP (Purn) Mukson Munandar Sempat Minta Hal Ini
Anak pertama almarhum, Pandu menuturkan sebelum meninggal beliau telah minta maaf kepada hampir semua keluarga.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mantan Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP (Purn) Mukson Munandar tutup usia, Senin (16/10/2017)
Anak pertama almarhum, Pandu menuturkan sebelum meninggal beliau telah minta maaf kepada hampir semua keluarga.
Almarhum, menurut Pandu meninggal dunia saat dibawanya ketika diperjalanan menuju RS Santo Antonius Sungai Jawi, Kota Pontianak sepulang dari terapi di Apotik Merdeka Timur.
(Baca: Mantan Kabid Humas Polda Kalbar Tutup Usia )
Pandu mengatakan, Almarhum sebelum meninggal memang sempat meminta beberapa hal, diantaranya adalah meminta belikan salep, pulsa dan meminta terapi.
Terapi yang dijalani memang telah dilaksanakan kurang lebih setahun lamanya.
Almarhum AKPB (Purn) Mukson Munandar memang sempat membaik dari penyakit yang dideritanya.
(Baca: Tabligh Akbar Tumpang Negeri 2017 Hadirkan Bupati Sambas )
Namun, setelah membaik kembali merasakan sakit ketika hendak buang air kecil dan setelah diperiksa memang sakit pada syaraf.
Lalu dibawalah periksa di Apotik Merdeka Timur yang kemudian diharuskan menjalani terapi setiap hari.
Almarhum yang meninggal sekitar pukul 19.00 WIB ini pun merasakan efek samping sampai dengan bisa berjalan.
Namun memang maut tak bisa ditunda, Almarhum meninggal ketika diperjalanan menuju RS Santo Antonius dan setelah merasakan sesak seperti orang tertidur yang ternyata telah meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mukson-munandar_20171016_215249.jpg)