2019, Pontianak Targetkan Program 100-0-100 Tuntas
100 persen akses ke air bersih, dan 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen ke sanitasi. Maka kita terus upayakan untuk mensukseskan hal itu.
Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak, Amirullah menjabarkan rencana pengentasan kawasan kumuh yang ada di Pontianak sebetulnya telah masuk dalam program nasional yaitu 100-0-100.
"Kita berdasarkan dengan program pemerintah pusat, program 100-0-100 yang artinya, 100 persen akses ke air bersih, dan 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen ke sanitasi. Maka kita terus upayakan untuk mensukseskan hal itu," ucapnya, Sabtu (37/9/2017).
Dijelaskannya terkait dengan 0 persen kawasan kumuh, saat ini Pontianak sudah tinggal sedikit lagi kawasan kumuh dan itu diyakini dengan berbagai intervensi program yang ada itu dapat diatasi.
(Baca: Sutarmidji Yakin Penanganan Kawasan Kumuh Akan Tuntas di 2019 )
Ia sebut kawasan kumih di Pontianak sudah sangat signifikan berkurangnya dalam beberapa tahun terakhir .
"Memang sangat signifikan kawasan kumuh di Pontianak ini berkurang, sekarang ini tinggal 0,6 persen kawasan Pontianak yang kumuh atau hanya 60an hektar kawasan kumuh dari total seluruh kawasan Pontianak,"jelasnya.
Ia pun mengatakan dalam mensukseskan program 100-0-100 ini berbagai kegiatan dan dana pusat maupun dana daerah dalam penangan daerah yang digunakan.
Terutama dari direktorat pengembangan kawasan pemukiman dari cipta karya kementerian PU-PR, ia katakan sangat konsen dalam menangani kawasan kumuh yang ada di Pontianak.
"Kawasan kumuh di Pontianak kita membuatkan liniasi, ada 14 liniasi kita akan melakukan peningkatan kawasan, yang semula kumuh dan menjadi tidak kumuh. Tahun depan ada alokasi dana pemerintah pusat untuk menangani kawasan Banjar Serasan, dan diharapkan kawasan semula kumuh jadi tidak kumuh," ucapnya.
Ia meyakinkan semua kawasan kumuh akan bisa dituntaskan menjadi tidak kumuh, itu berkaca dari kurun waktu 6 tahun belakang dari 200an hektar lahan kumuh saat ini tinggal 60 hektar, dan target 2019 akan tuntas semua.
"Kawasan kumuh berat sebagian besar berada di Pontianak Timur, Pontianak Utara dan Pontianak Barat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/program-100-0-100_20170930_140023.jpg)