Dukung Penerbangan Khusus, Lanud HAD Pasang Alat Meteorologi

Peralatan tersebut sudah terpasang di taman alat meteorologi Lanud HAD dengan aman dan lancar serta dengan hasil baik.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Disbangopsau Mabesau yang diwakili oleh Mayor Sus Slamet Hernowo dan Serka Eko Purnomo serta Isnan Yan Mafahir dan Nourikhram dari PT. Gasvin Artha Suar mendatangi Lanud HAD untuk melaksanakan pemasangan dan instalasi di taman alat meteorologi Lanud HAD, Rabu (20/9/2017) siang. 

Citizen Reporter
Kapen Lanud Harry Hadisoemantri (HAD)
Letda Sus Semadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Disbangopsau Mabesau yang diwakili oleh Mayor Sus Slamet Hernowo dan Serka Eko Purnomo serta Isnan Yan Mafahir dan Nourikhram dari PT. Gasvin Artha Suar mendatangi Lanud HAD untuk melaksanakan pemasangan dan instalasi di taman alat meteorologi Lanud HAD, Rabu (20/9/2017) siang.

Kedatangan perwakilan dari Disbangopsau Mabesau dan PT Gasvin Artha Suar ini disambut langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AU Lanud Harry Hadisoemantri (HAD) Letkol Pnb Erick Rofiq Nurdin didampingi Kadislog Mayor Kal Sudianto Tambunan dan Kadisops Kapten Lek Joko Suwanto

Kegiatan tersebut terkait penerbangan pesawat sipil maupun militer yang tidak terlepas dari alat meteorologi yang mengamati parameter cuaca diantaranya arah dan kecepatan angin, suhu dan kelembaban, curah hujan, serta tekanan udara.

(Baca: Christiandy Sanjaya: Tingkatkan Pembangunan Global di Era Millinium )

Mayor Sus Slamet menjelaskan bahwa berbagai pemasangan dan instalasi yang digelar. Peralatan tersebut sudah terpasang di taman alat meteorologi Lanud HAD dengan aman dan lancar serta dengan hasil baik.

"Pembuatan pagar meteorologi, anemometer, pemasangan seling pada tiang anemometer, jaringan kabel dari wind monitor ke wind tracker, pengecekan arah dan kecepatan angin, pemasangan sangkar meteo serta penangkar hujan observatorium," jelasnya.

Sementara itu, Danlanud HAD Letkol Pnb Erick Rofiq Nurdin mengatakan bahwa alat meteorologi yang terpasang ini sudah standard dan mencukupi untuk keperluan penerbangan di Lanud HAD.

"Namun Lanud masih memerlukan alat meteo berupa Mobile Automatic Weather Station (MAWS) yang praktis dan mudah untuk dibawa sesuai kebutuhan," jelasnya.

Menginggat Lanud HAD terletak di Daerah Perbatasan dengan negara tetangga, maka tidak menutup kemungkinan banyaknya keperluan alat meteo untuk mendukung penerbangan di luar Home Base.

"Seperti membantu dukungan penerbangan kegiatan VVIP/VIP dan penerbangan TNI/Polri lainnya dan Pemda Bengkayang, kunjungan khusus ke Daerah perbatasan serta kegiatan penerbangan lain," tukas Letkol Pnb Erick Rofiq Nurdin AAU 97.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved