Wali Kota Ditangkap KPK, Ratusan Angkot di Kota Batu Mogok dan Minta Ketegasan

Mereka tidak beroperasi karena jengkel dengan keberadaan angkutan online yang mereka anggap menurunkan pendapatan sehari-hari mereka.

Editor: Rizky Zulham
Tribun Jatim/Sofyan Arif Candra Sakti
Suasana mogok kerja angkot di terminal Kota Batu, Senin (18/9/2017). TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BATU - Aliansi Pengemudi Mobil Penumpang Umum (APMPU) Kota Batu melakukan aksi mogok massal, Senin (18/9/2017).

Akibatnya, banyak angkot yang di Terminal Kota Batu hanya parkir dan tak mau menarik penumpang.

Tampak ratusan angkot berjajar di dalam terminal.

(Baca: Wali Kota Batu Diciduk Petugas KPK Saat di Kamar Mandi )

Saat ini para sopir masih mengadakan soal aksi mereka di terminal Kota Batu.

Mereka tidak beroperasi karena jengkel dengan keberadaan angkutan online yang mereka anggap menurunkan pendapatan sehari-hari mereka.

(Baca: Korban Terkaman Buaya Belum Juga Ditemukan Padahal Empat Pawang Sudah Turun Tangan )

Sekitar 350 angkutan kota diparkirkan di Terminal Kota Batu di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Batu, Kota Batu.

"Hari ini tidak ada yang beroperasi, kita sepakat untuk mogok sampai ada ketegasan dari pemerintah Batu," kata Muchtar Effendi, Wakil Ketua Paguyuban APMPU Kota Batu.

Saat ini, AMPU Kota Batu sedang melakukan rapat dengan Polres Batu dan Dishub Kota Batu di Kantor Terminal Kota Batu.

"Tuntutan kita jelas, jangan ada angkutan online yang beroperasi di Batu," tuturnya.

Sebelumnya mereka berencana untuk menggelar demonstrasi di depan terminal untuk meneruskan aksi yang sama di Kota Malang.

"Tapi katanya demonstrasinya di Malang ditunda, jadi kita tidak demo tapi mogok saja," tambahnya.

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved