Bejat, Pemuda Ini Cabuli Bocah Pakai Sabun Untuk Mudahkan Aksinya

Diceritakannya berdasarkan keterangan anaknya. Kejadian berawal ketika pelaku mengajak korban mencari buah ke hutan.

TRIBUN PONTIANAK/SUBANDI
Seorang wartawan mewawancarai orangtua korban cabul di Ketapang, Senin (18/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Bocah ES (7), warga pedalaman Kecamatan Kendawangan terpaksa dilarikan kedua orangtuannya ke RSUD Agoesdjam untuk mendapatkan perawatan medis.

Masalahnya, alat kelamin bocah perempuan tersebut mengeluarkan cairan seperti darah bercampur nanah.

“Beberapa hari lalu anak saya mengaku sakit kalau kencing. Saat diperiksa ternyata di kelaminnya itu saat kencing ada mengeluarkan darah campur nanah juga,” kata RI (28) ibu korban kepada wartawan di Ketapang, Senin (18/9/2017).

Hasil pemeriksaan dokter anaknya mengalami infeksi pada kelamin. Infeksi itu akibat anaknya mengalami kekerasan seksual sekitar dua bulan lalu oleh AN (27).

(Baca: Terdakwa Cabul di Ketapang Keberatan Terhadap Dakwaan JPU )

AN sendiri saat ini sudah ditahan dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Ketapang.

“Tapi sekarang kondisi anak sudah mulai membaik setelah diobati dokter. Kalau saat sakit anak saya ini selalu menangis dan susah mau tidur,” tuturnya.

EL (45) ayah korban menceritakan, tersangka merudalpaksa anaknya pada 3 Juli lalu. Ketika itu korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada istrinya RI. Kemudia ia langsung pulang dari bekerja di daerah lain untuk melihat anaknya.

EL langsung melaporkan kejadian itu kepada kepala dusun tempatnya. Selanjutnya membawa anaknya untuk diperiksa ke pihak medis. Saat diperiksa di klinik ternyata benar bagian luar kelamin anaknya memar, merah dan ada robek.

Halaman
12
Penulis: Subandi
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved