Ternyata Pontianak Punya Nama Sungai-Sungai Yang Unik Lho, Apa Aja Ya?

Secara keseluruhan, Pontianak memiliki luas wilayah 107,82 kilometer persegi.

Tayang:
Penulis: Nasaruddin | Editor: Galih Nofrio Nanda
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Arus lalu lintas yang naik dan turun di Jembatan Landak, Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalbar, Minggu (12/3/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Kota Pontianak didirikan Syarif Abdurrahman Alkadrie.

Pendirian Pontianak pada hari Rabu, 23 Oktober 1771 (14 Rajab 1185 H) ditandai dengan membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar.

Syarif Abdurrahman inilah yang kemudian menjadi Sultan Pontianak.

Pengukuhan dilaksanakan pada tahun 1778 (1192 H). Pusat pemerintahan berada di Istana Kadriah seperti yang bisa kita lihat saat ini.

Kota Pontianak, terkenal dengan banyaknya sungai dan parit.

Baca: Miris! Curhat Akun Peraih Medali Emas Sea Games Ini Buat Terenyuh, Uang Akomodasi Belum Dibayar

Terletak di garis Khatulistiwa, parit dan sungai tersebar di seluruh kecamatan.

Secara keseluruhan, Pontianak memiliki luas wilayah 107,82 kilometer persegi. 

Baca: Warga Melahirkan Ditengah Banjir, Ini Harapan Warga Lainnya Pada Pemkab Sanggau

Dari sungai dan parit yang ada, beberapa namanya cukup familiar. Sebut saja Sungai Kapuas, Sungai Jawi, Sungai Landak dan Sungai Bangkong. Sementara untuk parit, kamu pasti tahu parit mayor, parit tokaya dan parit jalil. 

Baca: Keren! Duo Manjakani Asal Pontianak Akan Manggung di Soundrenaline

Tapi kamu tahu nggak, kalau beberapa sungai dan parit di kota ini punya nama yang unik. Langsung saja, lihat videonya berdasarkan data yang Tribun himpun dari Badan Pusat Statistik. 

Lihat videonya di bawah ini:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved