Sekda Sambas Harapkan Ulama Tidak Hanya Sekedar Ceramah Saja
Peran MUI Kabupaten Sambas sangat penting dan strategis dalam membangun kehidupan beragama di Kabupaten Sambas.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sekda Kabupaten Sambas, Uray Tajudin mengucapkan tahniah kepada pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas masa khidmat 2017-2022 yang baru saja dilantik dan dikukuhkan di aula Kantor Bupati Sambas, Rabu (30/8/2017).
"Kami mengharapkan semoga kinerja MUI ini, lebih dirasakan keberadaannya dan senantiasa dapat membantu seluruh lapisan masyarakat dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sambas," ujarnya.
Lanjutnya, sejalan dengan visi Pemkab Sambas, yaitu Sambas Hebat, dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sambas yang berakhlakul karimah, unggul dan sejahtera.
Peran MUI Kabupaten Sambas sangat penting dan strategis dalam membangun kehidupan beragama di Kabupaten Sambas.
(Baca: Resmi Dilantik, Ketua MUI Sambas Sampaikan Pesan Dalam 3 Bahasa )
"MUI berperan meningkatkan kualitas keagamaan di Kabupaten Sambas, terutama sebagai wadah para ulama untuk membentuk program yang bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Selain itu, menurutnya MUI merupakan wadah musyawarah para ulama dan cendekiawan muslim.
Sebagai wadah pewaris tugas-tugas para nabi, sebagai pemberi dakwah dan sebagai pemimpin serta sebagai penegak amar makruf nahi munkar.
"Kami sampaikan ucapan terimakasih kepada MUI yang selama ini turut mengawal roda pemerintahan dan pembangunan di berbagai bidang. Dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sambas yang lebih baik dan berakhlakul karimah," ucapnya.
Sekda menerangkan, saat ini dinamikan kehidupan masyarakat semakin dinamis, untuk itu diharapkan MUI Kabupaten Sambas dapat terus meningkatkan perannya menjawab tantangan tersebut.
Masyarakat saat ini menginginkan ulama mencarikan alternatif-alternatif baru bagi pemecahan problem terkait keagamaan dan kemasyarakatan.
"Khususnya, jika alternatif yang sudah ada bertentangan dengan ajaran agama. Diharapkan peran ulama tidak hanya sekedar ceramah saja. Tapi juga bisa menawarkan ide dan gagasan, yang memberikan solusi untuk memecahkan problem keagamaan dan kemasyarakatan," terangnya.
Termasuk salah satu pendekatan dan metode dakwah dengan metode yang efektif.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Sambas mengucapkan, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus MUI Kabupaten Sambas yang lalu, yang sudah banyak berperan dalam menjaga stabilitas, membangun masyarakat Kabupaten Sambas," sambungnya.