Resmi Luncurkan New Baleno di Kalbar, Suzuki Target Rebut Segmen Hatchback
Baleno yang sebelumnya dikenal sebagai legenda di kelas sedan, kini disiapkan bertempur di kelas Hatchback
Penulis: Ishak | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Segmen Low Multi Purpose Vehicles (LMPV) tercatat masih jadi pasar kendaraan roda empat paling gemuk di Indonesia.
Namun, Suzuki justru memilih kelas Hatchback sebagai 'medan palagan' perebutan pangsa pasar.
Hal inipun dipertegas dengan diluncurkannya New Suzuki Baleno Hatchback.
Baleno yang sebelumnya dikenal sebagai legenda di kelas sedan, kini disiapkan bertempur di kelas Hatchback.
"New Suzuki Baleno untuk penuhi target market share kami secara nasional," ujar Sales Manager Suzuki Daya Motor Pontianak, Tony, dalam agenda press conference peluncuran New Suzuki Baleno Hatchback, di Showroom Suzuki Daya Motor Pontianak, Jumat (25/08/2017).
Dimunculkannya kembali tipe legendaris ini di kelas Hatchback, disebutnya membuat New Suzuki Baleno seakan terlahir kembali dalam wujud berbeda.
"Tetap adopsi nama Baleno, makanya kami sebut reborn," sambungnya.
Dirinyapun lantas optimis, kehadiran New Suzuki Baleno Hatchback bakal sukses rebut posisi market yang menurutnya sempat hilang. Sehingga pangsa pasar Suzuki, khususnya di Kalbar, bisa terus tumbuh.
Bukannya tanpa alasan katanya Suzuki memilih bersaing di kelas Hatchback meski tak sepenuhnya lupakan kelas LMPV.
Katanya, kelas Hatchback saat ini jadi kelas ke dua terbesar setelah LMPV, baik di Indonesia maupun di Kalbar.
Namun, meski cukup empuk, tidak terlalu banyak pabrikan yang berfokus di kelas ini ketimbang di kelas LMPV. Celah inilah yang hendak dimanfaatkan pihaknya guna rebut pasar lebih besar.
"Kami yakin kompetitor juga kembangkan hatchback. Sebelum kompetitor mulai duluan, jadi kami mulai duluan, sebab hatchback yang ada saat ini kebanyakan di kelas LCGC," bebernya.
Selain itu, mobil dua baris ini juga tawarkan sejumlah keunggulan kepada penggunanya.
Termasuk soal kepraktisan penggunaannya di area perkotaan yang cenderung padat dan dengan topologi lahan dan jalan relatif sesak dan kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/peluncuran-baleno_20170825_214816.jpg)