Raih Prestasi Membanggakan, Ketua KONI: Gabsis Masih Butuh Perhatian
Lawan-lawan kami cukup berat, para pemain harus berkonsentrasi dan melaksanakan instruksi pelatih karena taktik yang dilakukan lawan juga bagus.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Jamadin
Saat ini pemain Gabsis Liga Nusantara sudah memenangkan dua kali pertandingan, yakni melawan Kabupaten Landak dan Kabupaten Sintang.
Menurut jadwal, para pemain Gabsis Liga Nusantara akan kembali bertanding melawan Kota Singkawang pada Minggu (20/8).
"Kami sangat berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Sambas agar kami bisa berbuat yang terbaik dan target kami bisa menjuarai Liga Nusantara," katanya.
Pria asal Desa Kartiasa ini meminta dukungan moril dan materil dari pemerintah daerah agar para pemain bisa lebih memaksimalkan tenaga mereka untuk berjuang demi nama baik kabupaten Sambas.
Ketua Koni Kabupaten Sambas, Hadi Herdiansyah mengungkapkan pihaknya selalu memberikan support kepada pemain Gabsis yang berlaga di ajang tingkat provinsi, baik dukungan moril maupun materil.
Namun tentunya peran pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dalam bentuk dana sangat penting, demi pembinaan yang lebih baik kepada generasi muda dibidang olahraga khususnya sepakbola.
"Para pemuda-pemuda ini memiliki potensi karena terbukti meraih prestasi di tingkat provinsi. Pemda seharusnya bisa memperhatikan mereka, karena walaupun dengan kondisi seadanya mereka tetap mau berjuang untuk membawa nama baik Kabupaten Sambas, ini harus kita hargai juga," ungkapnya.
Hadi juga mengatakan para pemain sepakbola daerah tersebut sudah saatnya perlu mendapat perhatian pemerintah.
"Atlet cabang olahraga sepakbola kita sebenarnya sangat baik, namun diperlukan adanya pembinaan yang serius agar bisa mengikuti kancah persepakbolaan tanah air yang bergengsi," ujarnya.
Menurutnya, Kabupaten Sambas mutlak harus melakukan perubahan agar bisa meraih prestasi yang membanggakan.
"Kita harus memiliki ambisi yang kuat untuk mampu berbicara banyak terkait prestasi sepakbola, seperti Persipon Pontianak, Gabsis Sambas juga mesti mengikuti jejak mereka, bahkan bisa lebih lagi mengingat banyak pemain asal Sambas yang menjadi pilar di tubuh tim Elang Khatulistiwa tersebut,"kata dia.
Hadi menyarankan bahwa upaya yang akan dilakukan mesti direalisasikan dengan program yang sistematis dan mendapatkan dukungan berbagai pihak.
"Jika mengandalkan KONI atau PSSI-nya Sambas, saya rasa belumlah cukup, apa yang kita perlukan sekarang adalah fasilitas sepakbola yang baik, seperti lapangan sepakbola yang layak, pembinaan pemain muda dengan menggelar kompetisi reguler usia muda, menggenjot berdirinya sekolah sepakbola yang berkualitas dan tentu saja keberpihakan anggaran oleh pemerintah,"jelasnya.
Untuk itu, ia mengajak semua pihak peduli dengan perkembangan olahraga paling populer di Indonesia ini.
"Semua pihak harus turut andil, tokoh masyarakat, anggota DPRD, pengusaha dan lainnya.Terpenting adalah kesejahteraan atlet," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pertandingan-babak-final-turnamen-sepakbola-u-17_20170721_204616.jpg)