Surplus Beras, Kalbar Siap Ekspor ke Malaysia

"Jadi target kita cuman yang 50 ribu ton saja. Masih banyak dan tahapannya pun tidak sekaligus di ekspornya," kata Heronimus Hero

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Dhita Mutiasari
Tribun Pontianak/Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat,  mengatakan, berdasarkan hitungan statistik, Kalbar surplus 350 ribu ton beras, tetapi konteks dalam artian cadangan pangan tidak harus dijual semua.

Ada masyarakat yang menyimpan untuk cadangan stok sendiri.

"Jadi target kita cuman yang 50 ribu ton saja. Masih banyak dan tahapannya pun tidak sekaligus di ekspornya," katanya, Minggu (13/8/2017).

Saat ini katanya, Kalbar telah panen 1,4 juta ton lebih. Nanti akan ada tambahan lagi karena masih masa tanam April September.

(Baca: Pikat Gairah Masyarakat Petani, Pemerintah Programkan Lumbung Pangan Perbatasan )

"Jadi kalau kita bisa 1,5 juta ton, sama dengan 1 juta ton lebih beras. Kita hanya konsumsi beras 600 ribu saja. Jadi 4 ratusan ton yang tersisa," bebernya.

Rencana ekspor beras ke Malaysia, katanya hampir semua ditangani pemerintah pusat.

Mereka yang menghubungkan pembeli dengan produsen.

Perjanjian juga telah dilakukan kementerian pertanian Indonesia dengan kementerian pertanian Malaysia.

"Nanti tinggal kualitas dan harga mudah-mudahan cocok.

Katanya sudah cocok tinggal nanti launcingnya pada hari pangan sedunia," ungkap Hero.

Hero menjelaskan, Pemerintahan Provinsi dalam hal ini hanya mengawal pendampingan untuk budidaya padinya biar menghasilkan produksinya sesuai target.

Karena lokasi ekspornya di Kabupaten Sanggau, target utamanya memang diharapkan Sanggau produksi. Tetapi kabupaten lain ikut menujang untuk memenuhi.

Satu di antara warga Kalbar, Bastian (28) menyambut baik dengan rencana ekspor beras yang dilakukan Kalbar.

"Ekspor beras ini menandakan, Kalbar telah swasembada beras," katanya.

Ia berharap ekspor beras ini dapat meningkatkan penerimaan Kalbar dan kesejahteraan petani.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved