Pemprov Kalbar Kejar Target Pendapatan Daerah
Kita upayakan, terutama pajak kendaraan bermotor dengan melakukan razia bekerjasama dengan kepolisian dan jasa raharja dan Sat Pol PP.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKP) Kalbar, Samuel mengatakan, dinas akan mengejar target pendapatan daerah di sisa waktu empat bulan tahun ini sebesar Rp 1,4 triliun.
Langkah yang dilakukan dengan memberikan pelayanan yang baik kepada wajib pajak. Melakukan jemput bola dengan mendatangi objek pajak dan memberikan pelayanan yang secepatnya serta tepat waktu.
"Kita upayakan, terutama pajak kendaraan bermotor dengan melakukan razia bekerjasama dengan kepolisian dan jasa raharja dan Sat Pol PP," katanya, Sabtu (12/8/2017).
(Baca Juga: Nikmatnya Asam Pedas Pak Wahab Desa Kuala Mempawah Kalbar
Penerimaan pajak Kalimantan Barat terbesar dari kendaraan bermotor dimana Kota Pontianak yang terbanyak karena jumlah penduduk yang besar. Sementara Kabupaten Kayong Utara menjadi yang terkecil sesuai dengan jumlah penduduk.
Kalbar sendiri telah menerapkan pembebasan denda pajak sebanyak tiga kali. Namun tahun ini belum dilakukan karena masih berkoordinasi dengan pimpinan dan pemerintah.
"Artinya kaidah-kaidah tentang pembebasan pajak juga harus sesuai dengan ketentuan," ungkapnya.