Intensitas Hujan Berkurang, Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Tinggi
Curah hujan beberapa hari terkahir ini terus berkurang sehingga menyebabkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Singkawang, Yuyu Wahyudi mengatakan musim kemarau masih dalam kondisi normal. Saat ini memang dalam beberapa hari belum adanya hujan yang turun di Kota Singkawang
"Berdasarkan prakiraan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi musim kemarau di Indonesia masih dalam kondisi normal pada periode Juli – Desember 2017. Curah hujan beberapa hari terkahir ini terus berkurang sehingga menyebabkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan," ujarnya, Jumat (28/7).
Diakuinya beberapa upaya juga dilakukan guna pencegahan karhutla di Kota Singkawang. Diantaranya melakukan sosialisasi dan patroli terpadu dari tim terpadu satgas karhutla.
"Tim Terpadu Satgas Karhutla, Selain pemadaman, Satgas Karhutla juga terus melakukan pemantauan terhadap munculnya titik panas (groundcheck hotspot) yang dapat berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan. Serta melaksanakan pemadaman dini apabila ditemukan kebakaran hutan dan lahan," katanya
Ia juga menghimbau agar masyarakat selalu waspada dengan potensi terjadinya karhutla di kota Singkawang.
"Saya minta masyarakat jangan melakukan pembakaran hutan dan lahan. Laporkan segera kepada pihak berwenang apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan serta lakukan pemadaman dini dan bantu petugas melakukan pemadaman hutan dan lahan," tutupnya