Sutarmidji Harap Penobatan Sultan jadi Simbol Perekat Kesatuan Umat Beragama

Kita harapkan Kesultanan Pontianak ini turut mendukung pengembangan pariwisata di Kota Pontianak dan mengembangkan adat budaya melayu yang ada.

Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Putra Mahkota Sy Macmud Melvin Alkadri memasuki prosesi penobatan sebagai Sultan Ke IX, Kesultanan Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji berharap peran Sultan Pontianak IX yang baru dinobatkan, fokus pada pengembangan budaya Melayu Pontianak supaya lebih mendunia.

"Kita harapkan Kesultanan Pontianak ini turut mendukung pengembangan pariwisata di Kota Pontianak dan mengembangkan adat budaya melayu yang ada," ucapnya, Sabtu (15/7/2017).

Bahkan Midji, katakan peran Sultan sangat penting dan diharapkan bisa mengayomi dan menjadi perekat seluruh komponen, etnis maupun agama yang ada di Kota Pontianak ini, karena itu adalah tupoksi dari seorang Sultan.

Sutarmidji sangat mendukung rencana pihak Kesultanan untuk menjadikan napak tilas sebagai agenda tahunan karena dikatakannya apa yang baik harus didukung terlebih untuk kemajuan pariwisata di Kota Pontianak ini.

Baca: Histori Kesultanan Pontianak Berkaitan Erat dengan Lambang Negara Indonesia

Pontianak Timur yang merupakan tempat berkedudukan Masjid Jami dan Istana dikatakannya harusmenjadi kawasan pengembangan kebudayaan.

Wali Kota dua periode ini menerangkan bahwa Pemkot Pontianak mendukung Istana Kadriyah menjadi obyek wisata dan Masjid Jami sebagai tujuan wisata religius.

"Nanti kita akan kembalikan bentuk pagar istana seperti kondisi semula supaya Kraton Kadriyah menjadi obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Kita akan kembalikan pada kayu lagi pagarnya. Saya berharap ada pengembangan budaya yang lain untuk Kota Pontianak," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved