Pilgub 2018

Jika Diusung Golkar, Ini yang akan Dilakukan Sidot

Mantan Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot resmi mendaftarkan dirinya menjadi Bakal Calon Gubernur Kalbar 2018-2023 melalui jalur Partai Golkar....

TRIBUNPONTIANAK/Ridho Panji Pradana
Mantan Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot resmi mendaftarkan dirinya menjadi Bakal Calon Gubernur Kalbar 2018-2023 melalui jalur Partai Golkar. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mantan Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot resmi mendaftarkan dirinya menjadi Bakal Calon Gubernur Kalbar 2018-2023 melalui jalur Partai Golkar, Ia menuturkan akan memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Barat.

"Hari ini saya ke kantor DPD Golkar Kalbar mendaftarkan diri sebagai bakal calon Gubernur Kalbar 2018-2023 yang semoga bisa diusung dan sesuai dengan jadwal DPD Partai Golkar Kalbar 3-15 juli 2017," katanya, usai mendaftarkan diri di gedung Zamrud DPD Golkar Jalan Ahmad Yani Pontianak, Selasa (11/07/2017).

Pada prinsipnya, kata Sidot, Ia juga akan mendaftarkan diri kepartai lain karena persyaratan untuk menjadi calon gubernur dan mendaftar KPU minimal dukungan 13 Kursi di DPRD Provinsi, sedangkan Golkar sendiri memiliki 9 kursi, sehingga harus paling tidak 4 kursi lagi.

"Semoga jika diusung oleh Partai Golkar akan berkoalisi dengan partai yang lain. Karena sebenarnya dari tahun 80'an saya juga orang Golkar pernah menjadi ketua penasehat Golkar Kecamatan Badau, 1984 saya juga masuk panitia dengan Almarhum pak Jaafari," kata Sidot yang juga ketua Soksi Kalbar.

Baca: Wagub Kalbar Lantik 293 Pejabat Eselon III dan IV

Sidot pun mengatakan, bahwa Ia sebenarnya bukanlah orang baru di Golkar walaupun statusnya PNS dan non simpatisan.

"Visi dan misi saya adalah membangun Kalimantan Barat yang hebat dan mantap tanpa diskriminasi untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat Kalbar dengan prioritas utama pembangunan sumber daya manusia," ungkapnya.

Hal paling penting, kata Sidot yang juga pernah menjadi bupati Landak dua periode, program prioritas adalah pembangun sumber daya manusia dengan memberikan 1.000 beasiswa, untuk sekarang, menurutnya sudah ada penerima beasiswa tersebut yang melanjutkan ke jenjang S2 dan S3 di Belanda.

"Insyallah kalau saya diberi amanah, tanggung jawab oleh tuhan yang maha kuasa dan masyarakat Kalbar, maka visi ini akan saya lanjutkan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved