Musyawarah DAD ke-3 Kabupaten Kapuas Hulu
Agus juga menuturkan, selama ini Bupati Kapuas Hulu selalu medorong, agar pengurus DAD memberikan pembinaan, menanamkan rasa kebersamaan....
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir bersama wakilnya Antonius L Ain Pamero menghadiri langsung, acara pembukaan Musyawarah III Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu, di Biara Deo Soli, Jumat (16/6/2017) pukul 01.30 WIB.
Acara tersebut, dibuka langsung Ketua DAD Kalbar DPRD Provinsi Kalbar M Kebing L, yang hadir Dandim 1206 Psb Letkol Inf Muhammad Ibnu Suproto, Kapolres Kapuas Hulu KBP Imam Riyadi, Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Muhammad Sukri, Ketua DPRD Kapuas Hulu Rajuliansyah, dan para undangan lainnya.
Di Musdad ke III kali ini bertema "Kita Pererat Rasa Persatuan dan Kesatuan Dalam Kebhinekaan".
Ketua DAD Kapuas Hulu Periode 2012-2017, Agus Mulyana mengucapkan terimakasih kepada DAD Kalbar, yang telah banyak membantu dalam membina masyarakat dayak di Kapuas Hulu.
Baca: Bacaan Salat Tarawih di Luar Surah yang Ditentukan
Baca: Satgas Pangan Ungkap Penyelundupan Bahan Pokok dari Malaysia
"Dimasa akhir jabatan saya sebagai Ketua DAD Kapuas Hulu ini, juga mengucapkan terimakasih juga kepada pemerintah daerah Kapuas Hulu, sangat banyak membantu kami baik kegiatan dan pembangunan," ujar Agus Mulyana saat memberikan katasambutan, di Musdad ke III tersebut.
Agus juga menuturkan, selama ini Bupati Kapuas Hulu selalu medorong, agar pengurus DAD memberikan pembinaan, menanamkan rasa kebersamaan, dan persaudaraan serta mendukung mengembangkan budaya yang tidak bertentangan dengan pancasila.
"Bupati sangat peduli dengan DAD selama ini, beliau meminta kepada kami agar simbol-simbol dayak dipertahankan dengan sebaik mungkin seperti bangunan rumah adat DAD dan sebagainya," ungkap mantan wakil bupati Kapuas Hulu itu.
Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir menuturkan selama ini, pengurus DAD Kapuas Hulu telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan benar, dimana hubungan komunikasi, dan koordinasi dengan pemerintah dan organisasi serta lembaga lain sudah berjalan dengan sangat baik.
"Selama ini mereka juga telah berusaha, untuk menggali serta melestarikan potensi seni budaya yang ada. Sehingga potensi seni budaya yang ada di Kapuas Hulu tersebut berkembangan," ucapnya.
AM Nasir juga meminta, kepada DAD Kapuas Hulu untuk bisa membukukan hukum adat yang selama ini ada, karena fungsi dari hukum adat tersebut sangat penting. Sehingga harus segera dibukukan.
"Jadi jika hukum adat dibukukan, kedepan akan bisa dijadikan sebagai pedoman, sebab hukum adat ini sangat dipatuhi oleh masyarakat," jelasnya.
Terkait pembangunan sekretariat DAD Kapuas Hulu, Bupati menuturkan berkomitmen, untuk membantu pembangunan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-dan-wakil-bupati-kapuas-hulu_20170616_182954.jpg)