Sempat Minder, Mahasiswa Teknik Pertambangan Untan Raih Gelar Juara

Karena kami merasa belum siap laboratorium belum ada, dan Prodinya juga baru, sempat kami tidak mau mengikuti karena minder takutnya kalah telak.

Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Saat mahasiswa Pertambangan Untan dilapangan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Tanjungpura (Untan) sempat minder ketika mendapat undangan untuk mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka ulang tahun mahasiswa pertambangan untuk regional Kalimantan (Kalimantan Studens Mining Competition 4).

Cerita mindernya para mahasiswa ini dan dosen pertambangan Untan ini disampaikan oleh Ketua Prodi Teknik Pertambangan Untan, Budi Purwoko, saat diwawancarai Tribun Pontianak, Selasa (25/4/2017).

Purwoko menjelaskan dari awal kisah para mahasiswanya tersebut bisa unjuk gigi walaupun awalnya sempat minder dan merasa tidak percaya diri mengikuti undangan perayaan ulang tahun mahasiswa pertambangan regional Kalimantan.

"Awalnya kami dapat undangan regional Kalimantan. Karena kami merasa belum siap laboratorium belum ada, dan Prodinya juga baru, sempat kami tidak mau mengikuti karena minder takutnya kalah telak dalam berbagai kompetisi yang diadakan tersebut," ucapnya.

Baca: KSR PMI Unit Untan Bagikan 63 Piala Bagi Pemenang di Gedung Anex Untan

Namun ia katakan juga dalam keminderan para dosen dan mahasiswa, masih ada dari bagian mahasiswa yang percaya diri dan bertekad untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Melihat anak didiknya masih ada yang semangat dan ingin menunjukan kebolehan sisi akademik dan ptaktek yang diterima si bangku kuliah itu, ia katakan silakan saja membuat profosal dan diajukan dengan fakultas.

Ketua Prodi tersebut menjelaskan dengan tekad yang kuat akhirnya enam orang dari mahasiswanya berangkatengikuti kegiatan dengan pendanaan yang ada.

Kegiatan kompetisi mahasiswa tambang se Kalimantan itu dilangsungkan di Banjarmasin.
Kegiatan serupa juga dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi lainnya, misalnya di ITB dan di Jogjakarta.

"Dengan mengajukan profosal oleh para mahasiswa, Fakultas memberikan dana sekian dan ditanya apakah mau berangkat atau tidak, karena waktu mepet sekali. Pertama mau jalan darat tapi dihitung-hitung dana masih cukup maka lalu menggunakan pesawat," ucapnya.

Saat akan perekrutan mahasiswa yang akan berangkat ia katakan juga mengalami kendala, karena mahasiswa sudah Ujian Tengah Semester dan akhirnya didapatlah enam orang yang siap berangkat dan diketuai oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Pertambangan, Wisnu Widiantoro.

"Awalnya kita berangkat untuk cari hiburan saja dan memperkenalkan himpunan tambang saja. Namun kita juga adakan semacam pelatihan bagi para mahasiswa yang akan berangkat dan itu langsung dari Dinas Pertambangan Provinsi," jelasnya.

Akhirnya tim dari Untan memutuskan untuk berangkat dan bertujuan mencari hiburan semata karena minder dengan perguruan tinggi lainnya yang sudah mapan dalam fasilitas dan infrastrukturnya.

Namun diluar dugaan para mahasiswa perwakilan dari teknik pertambangan Untan mampu meraih gelar juara di beberapa kompetisi yang dilangsungkan.

Ia katakan kalau dalam kompetisi itu bukanlah membuat dan menemukan teknologi baru tapi hanya berkompetisi mengenai bidang ilmu yang ada.

"Bukan penemuan teknologi baru, tapi perlombaan misalnya pengeboran siapa yang cepat dan tepat. Semua pertandingan mengenai pertambangan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved