Tarik Retribusi Ilegal Parkir
BREAKING NEWS: Askiman : Pelayanan Publik Jadi Lokasi Rawan Pungli
Prosedur pelayanan ribet dan panjang saat kepengurusan administrasi bisa jadi celah oknum lakukan tindakan pungli.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Wakil Bupati Sintang Askiman mengimbau semua Aparatur Sipil Negara (ASN) laksanakan pelayanan publik sungguh-sungguh tanpa pungli dalam bentuk apapun.
“Jalankan tugas dan tanggungjawab. Tekankan berprestasi. Jika sayang dengan keluarga, jangan lakukan penyimpangan,” ungkapnya, Selasa (12/4/2017).
Baca: BREAKING NEWS: Sebelum Ditangkap, MF Sudah Lama Diincar
Baca: BREAKING NEWS: Tarik Retribusi Ilegal, Tim Saber Pungli Tangkap Diduga Seorang Oknum PNS
Askiman tidak menampik pelayanan publik jadi lokasi rawan Pungli.
Prosedur pelayanan ribet dan panjang saat kepengurusan administrasi bisa jadi celah oknum lakukan tindakan pungli.
“Pelayanan masyarakat tak boleh berbelit-belit. Kalau dipersulit urus perizinan, maka masyarakat akan ambil jalan pintas,” katanya.
Jalan pintas inilah yang jadi potensi pungli.
Askiman pastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang telah lakukan inventarisir semua layanan publik guna pemangkasan dan penyederhanaan perizinan agar lebih ringkas dan cepat.
“Beberapa faktor penyebab seseorang lakukan pungli adalah faktor ekonomi. Tidak sebandingnya penghasilan dengan pengeluaran. Kemudian, lemahnya pengawasan pimpinan, juga cenderung berpotensi pungli,” tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wakil-bupati-sintang-askiman_20161223_230253.jpg)