Beberapa Pedagang Protes Tidak Dapat Lapak di Pasar Kenanga Anggrek

Ia jelaskan padahal sudah dilarang berjualan di pelataran parkir keraton tersebut, namun ia malah tidak mendapatkan lapak di tempat yang baru.

Beberapa Pedagang Protes Tidak Dapat Lapak di Pasar Kenanga Anggrek
TRIBUNPONTIANAK/SYAHRONI
Saat Sutarmidji dan Satarudin meninjau Pasar Kenanga Anggrek yang diresmikan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Baru saja Pasar Kenanga Anggrek diresmikan oleh Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, selang beberapa saat Midji meninggalkan tempat peresmian sudah ada beberapa masyarakat komplain kepada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Haryadi S Triwibowo.

Syf Ida (45), satu di antara pedagang ini mengatakan kalau ia tidak kebagian dari lapak-lapak yang ada di Pasar Kenanga Anggrek tersebut.

"Saya tidak dapat, jadi saya protes dan nanyakan same Pak Haryadi tu. Dia bilang besok kekantor saja," ucap Syf Ida, Sabtu (8/4/2017).

Selain itu ia mengatakan padahal ia telah mengurus surat menyurat terkait hal tersebut malah ia tidak kebagian lapak, baik meja los maupun kios yang ada.

Baca: Satarudin: Manfaatkan dan Jaga Fasilitas yang Dibuat Pemerintah

Sedanglan orang lain ia katakan ada yang dapat lebih.

Ida merupakan PKL di Pasar Kenangan Keraton.

Ia jelaskan padahal sudah dilarang berjualan di pelataran parkir keraton tersebut, namun ia malah tidak mendapatkan lapak di tempat yang baru.

Oleh karena itulah ia komplain langsung dengan Haryadi selaku kepala dinas instansi terkait.

Sementara itu, Lurah Tambelan Sampit, Sy Arrahman, dimana pasar Kenangan Keraton berada memang menuturkan kalau masih ada puluhan masyarakat yang belum mendapatkan lapak.

Lantas masyarakat juga melaporkan hal tersebut dengannya.

Sebagai lurah yang merupakakn perpanjangan tangan pemerintah pada masyarakat, ia katakan akan menyampaikan aspirasi masyarakat yang tidak mendapatkan lapak tersebut pada dins terkait.

"Tadi masyarakat kita sudah menyampaikan aspirasi langsung sama kepala dinas dan mereka besok diminta datang kekantornya," ucap Lurah Tambelan Sampit.

Penulis: Syahroni
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved