Kisah dari Masa ke Masa Warga Taklukkan Ular Piton Ganas
Ular piton sepanjang mencapai 7,5 meter ini diduga kelaparan hingga mencari mangsa ke permukiman penduduk.
Syarifuddin meyakini masih banyak kawanan ular piton di hutan di sekitar permukiman mereka.
Pasalnya, warga kerap melihat ular piton berbagai ukuran kerap muncul dan hilang di sekitar permukiman.
12 Januari 2015
Zahir, seorang pemuda di Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali Mandar, terluka usai berjibaku melawan ular piton sepanjang lima meter yang masuk ke pemukiman penduduk.
Kejadiannya berawal saat ular yang diduga tengah kelaparan itu melintas di perkampungan dan menggigit Zahir yang sedang berjalan kaki.
Zahir pun lalu terlibat pergumulan dengan ular itu.
Zahir bahkan sempat dililit, karena tak mampu mengimbangi kekuatan reptil tersebut.
Beruntung ada Amang, tetangga Zahir, yang melintas di lokasi tersebut dan membantu Zahir.
Ular piton jenis sanca itu baru melepaskan gigitan di tangan Zahir, setelah Amang menarik-narik ekor ular tersebut.
Menurut Amang, butuh waktu hingga satu jam lebih untuk menjinakkan ular itu.
Setelah itu, sejumlah warga yang kemudian datang dapat menjinakkan ular itu dan dimasukkan ke dalam karung.
“Saya sempat menarik-narik ekornya agar bisa melepaskan gigitannya, beruntung ular ini akhirnya lepas setelah saya tarik,” ujar Amang.
Zahir yang sempat digigit ular tersebut mengalami luka parah di tangan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sementara, ular yang ditangkap itu akan dijual kepada para pencinta binatang dan uangnya akan digunakan untuk biaya pengobatan Zahir.
20 Oktober 2015