Dewan Provinsi Apresiasi Keberhasilan Desa Bunut Hilir Jaga Kelestarian Danau

Harga ikan cukup tinggi kalau dijual ke luar negeri, sehingga penghasilan para nelayan meningkat.

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Anggota DPRD Provinsi Kalbar Kadri Amd mengapresiasi keberhasilan dari masyarakat desa bunut hilir, menjaga kelestarian ikan di danau lindung. Sehingga panen ikan di danau tersebut cukup memberikan menfaat bagi masyarakat setempat.

"Masyarakat seperti inilah yang perlu dibantu oleh pemerintah, bagaimana mereka tetap selalu menjaga kelestarian ikan di danau, dan panen ikan meningkat dari tahun ke tahun. Paling tidak pemerintah bisa membantu alat tangkapan ikan," ujar Kadri, Minggu (2/4/2017).

Menurutnya, apabila panen ikan selalu meningkat maka peluang besar bagi masyarakat setempat, untuk bisa mengekspor ikan ke negara Malaysia. Harga ikan cukup tinggi kalau dijual ke luar negeri, sehingga penghasilan para nelayan meningkat.

"Apa lagi rencananya pembangunan pasar internasional di perbatasan badau, akan segera dibangun. Kalau ini bisa berjalan dengan baik, maka perekonomian masyarakat akan berkembang," jelas Kadri.

Anggota DPRD dapil tujuh (Kapuas Hulu, Sintang, dan Melawi) itu berharap, masyarakat Kapuas Hulu harus sudah siap menfaatkan peluang bisnis di perbatasan, dengan menjual hasil alam yang ada di Bumi Uncak Kapuas Hulu.

"Kita kaya ikan, maka eksporlah ikan ke negara tetangga, sehingga orang asing bertegantungan dengan negara Indonesia, otomatis perekonomian masyarakat akan semakin berkembangan," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved