Berita Video
Bupati Mempawah Serap Keluhan Warga dalam GBBD
Disini para pemimpin yang dimaksud mulai dari bupati, wakil bupati, sekda hingga pimpinan SKPD serta camat dan kepala desa bekerjasama kita turun...
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Untuk mendekatkan diri dengan masyarakatnya, Pemkab Mempawah menggelar kegiatan gema bina membangun desa (GBBD) yang digelar setiap tahun.
Kali ini giliran Desa Sambora Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah yang digelar tiga hari dua malam sejak Jumat (24/3/2017) hingga Minggu (26/3).
Baca: 35 Warga Mempawah Derita Tubercolosis Diimbau Tidak Malu Berobat
Bupati Mempawah Ria Norsan mengatakan melalui kegiatan ini mereka berharap tercipta hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pemimpin di Kabupaten Mempawah.
"Kegiatan gema membangun desa ini adalah kegiatan pemerintah kabupaten Mempawah dimana program ini bertujuan untuk mendekatkan diri pemimpin di Kabupaten Mempawah,"ujarnya.
Disini para pemimpin yang dimaksud mulai dari bupati, wakil bupati, sekda hingga pimpinan SKPD serta camat dan kepala desa bekerjasama kita turun ke masyarakat dan membuat program di masyarakat membaur bersama masyarakat penuh selama kegiatan berlangsung.
"Selain membuat program, kita ada program senam sehat, jalan sehat, bermain voli dan sebagainya,"ujarnya.
Bahkan selain melalui berbagai program masing-masing SKPD, masyarakat juga diberikan waktu khusus menyampaikan keluh kesah hingga persoalan apa saja yang mereka hadapi didesa mereka.
"Kemudian nanti akan diberikan waktu satu jam dengan bupati, wakil bupati Mempawah dan pimpinan SKPD, kita berikan kesempatan kepada masyarakat menyampaikan keluhan daripada atau permasalahan yang ada didesa Sambora,"jelasnya.
Disamping melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan, juga dapat mengakrabkan pimpinan pemerintah Kabupaten Mempawah dengan masyarakat yang ada di Desa Sambora ini sehingga antara masyarakat dan pimpinan tidak ada jarak sehingga dengan silaturahim maka akan tercipta hubungan yang harmonis.
"Kalau sudah ada hubungan harmonis maka akan tercipta hubungan yang baik,"ujarnya.
Banyak hal yang diserap bupati dari masyarakat diantaranya persoalan menonjol adalah masalah pertanian seperti halnya mata pencaharian mayoritas masyarakat di Desa ini.
"Kita menyerap berbagai, terutama kesulitan menjual gabah kering,"ujar bupati. Hal ini dikarenakan pada saat panen harga gabah kering anjlok, penampung tidak ada.
"Dari penampung kita ketahui satu diantaranya kadang masyarakat padinya tidak bersih, tangkai masih ada dan sebagainya,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-mempawah-ria-norsan_20170326_163001.jpg)