Masyarakat Desa Sungai Lais Harap Pembangunan Jembatan Segera Terealisasi
Kami berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi masyarakat Desa Sungai Lais terkait pembangunan jembatan baru ini...
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Masyarakat Desa Sungai Lais Kecamatan Kelam Permai harapkan pembangunan jembatan baru segera direalisasikan oleh pemerintah.
Pasalnya, masyarakat merasa kesulitan pasca jembatan Desa Sungai Lais roboh pada tahun 2015 silam. Saat ini untuk menuju satu dusun ke dusun lain, masyarakat menggunakan sampan.
"Kami berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi masyarakat Desa Sungai Lais terkait pembangunan jembatan baru ini," ungkap Kepala Desa Sungai Lais Petrus, Kamis (2/2/2017).
Petrus menambahkan jembatan yang ambruk itu merupakan akses satu-satunya penghubung masyarakat antar dusun.
Baca: BKSDA Kalbar Amankan Dua ekor Kelempiau dari Warga Sintang, Ini Fotonya
"Jembatan tersebut sangat vital peranannya. Semoga segera dibangun yang baru agar masyarakat bisa mudah lewat seperti dulu," harapnya.
Camat Kelam Permai Maryadi membenarkan peristiwa robohnya jembatan terjadi pada tahun 2015 lalu.
Jembatan sangat diperlukan oleh masyarakat Desa Sungai Lais yang berjarak sekitar 35 Kilometer dari Ibukota kecamatan. Jembatan menghubungkan Dusun Lais I dengan Dusun Lais II dan Dusun Lais III.
"Jembatan itu akses satu-satunya yang menghubungkan dusun penunjang. Banyak anak-anak sekolah ke Dusun Lais I. Pusat desanya memang di Dusun Lais I," ungkapnya.
Camat merasa kasian melihat anak-anak sekolah dan masyarakat menyeberang menggunakan sampan.
Terlebih saat musim hujan seperti sekarang ini. Desa Sungai Lais berlokasi di wilayah sempadan sungai.
"Semenjak jembatan ambruk sudah diajukan proposal ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang agar segera dianggarkan. Saya lihat ada upaya dari BPBD," jelasnya.
Lantaran anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang terbatas, BPBD Sintang mengajukan proposal ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.
Di tahun 2016, sebenarnya BNPB telah alokasikan anggaran untuk Jembatan Desa Sungai Lais.