Kunjungan ke Dinkes Sanggau, Komisi D Harap Pelayanan Sentuh Masyarakat Bawah
Selain mengali informasi yang ada di Dinkes, kedatangan kita juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja Dinkes Sanggau..
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Komisi D DPRD Sanggau, yang dipimpin langsung Ketua Komisi D, Robby Sugianto, beserta anggota, Akmal, Ronsi, H Abdullah, dan Sarinus Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Senin (27/2). Kedatangan rombongan itu disambut langsung Sekretaris Dinas Kesehatan Sanggau, Ida Milyani.
Ketua Komisi D DPRD Sanggau, Robby Sugianto menyampaikan, berhubungan dengan personil di Komisi D yang sudah berganti, maka dianggap perlu untuk koordiansi dengan mitra kerja yang satu diantaranya Dinas Kesehatan.
“Selain mengali informasi yang ada di Dinkes, kedatangan kita juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja Dinkes Sanggau,” katanya usai melakukan koordinasi dengan jajaran Dinkes Sanggau, Senin (27/2/2017).
Untuk itu, Politisi Partai Gerindra Kabupaten Sanggau itu berharap agar Dinkes Sanggau lebih menyentuh pelayananya kepada masayarakat ditingkat bawah. Karena banyak laporan dari masyarakat terkait BPJS.
Baca: Warga Sanggau Pertanyakan Perbedaan Tarif PLN
“Kemudian penerima bantuan iuran dari BPJS, belum lagi permasalahan di Puskesmas, Rumah Sakit dan kemudian ada juga permasalahan dengan tenaga kesehatan seperti Bidan dan lainya, ” ujarnya.
Selain itu, kita juga mempertanyakan mengenai kewenangan dari pihak Dinkes yang berkaitan dengan pelayanan jaminan kesehatan bagi pekerja yang ada di perusahan-perusahaan.
“Ini bukan Sidak ya, tapi murni untuk memperkuat kinerja Dinkes Sanggau. Ini pertama kali kita ke Dinkes, sebelumnya pernah di Dinad Pendidikan dan Kebudayaan Sanggau, ” ujarnya.
Kedepan, Robby berharap, bisa diterima langsung oleh Kepala Dinas, agar tidak ada kecurigaan dan lainya, karena Anggota DPRD juga bagian dari Pemerintah Daerah.
“Memang secara keseluruhan ada rasa tidak puas karena pertama datang ada beberapa pegawai yang tidak ada ditempat. Karena pas kegiatan keluar, termasuk Pak Kadis yang tugas luar juga. Tapi untuk sambutanya secara keseluruhan cukup puas juga, ” ujarnya.
Dikatakanya, yang paling kurisial ditemukan pihaknya dilapangan diantaranya, berkaitan dengan pelayanan BPJS. “Banyak masyarakat yang masih mengeluhkan pelayanan BPJS yang belum maksimal. Akan tetapi kekhwatiran kurangnya informasi yang masyarakat dapat, ” ujarnya.
Misalnya, ketika mereka datang dan berobat menggunakan BPJS, ternyata BPJSnya aktif baru 14 hari setelah didaftarkan. “Kemudian barulah mereka berbondong-bondong mengurus Jamkesda, tapi Jamkesda juga memerlukan persyarakat tertenu, seperti surat keterangan dari aparat desa, mau tak mau mereka juga harus bolak balik mengurusinya, ” ujarnya.
Kemudian, seperti yang rekan kita sampaikan, Sarinus Sumadi, adanya uang muka sebelum berobat dan nilainya juga cukup fantastis yakni Rp 500 ribu. “Ada di rumah sakit yang di Balai Karangan. Kemudian terkait pegawai kontrak, bagaimana status mereka, kemudian status tanah di bangunan Puskesmas, masih ada beberapa yang belum jelas, ” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ida Milyani menyambut baik dengan kedatangan rombongan Komisi D DPRD Sanggau yang melakukan kunjungan kerja ke Dinkes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/rombongan-komisi-d-dprd-sanggau_20170227_202235.jpg)