5 Dampak Buruk Insomnia, Nomor 4 Bikin Lapar
Detak jantung dan tekanan darah tinggi juga meningkat. Mengatasi stres bisa menjadi salah satu cara mencegah insomnia.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Insomnia merupakan masalah tidur yang paling umum dijumpai.
Kesulitan tidur selama berhari-hari atau jangka panjang akan menyebabkan kurang tidur yang memengaruhi kesehatan tubuh maupun mental.
Sedikitnya, ada 5 dampak buruk insomnia bagi kesehatan seperti dikutip dari Telegraph.co.uk.
1. Meningkatkan kecemasan
Insomnia membuat seseorang lebih muda cemas atau khawatir terhadap sesuatu.
Akibat kurang tidur, hormon kortisol yang dikenal dengan hormon stres akan semakin meningkat.
Detak jantung dan tekanan darah tinggi juga meningkat. Mengatasi stres bisa menjadi salah satu cara mencegah insomnia.
2. Marah tanpa alasan
Menurut ahli gangguan tidur, Profesor Throne, kurang tidur benar-benar dapat memengaruhi kesehatan otak.
Penelitian menunjukkan, orang yang insomnia cenderung akan sangat sensitif sehingga mudah marah denga hal-hal yang sepele, dan suasana hatinya kurang positif.
Menurut beberapa ilmuwan, kondisi itu terjadi karena kurang tidur mempengaruhi amigdala, bagian otak yang terkait dengan emosi.
3. Kerusakan kulit
Ketika tidur, tubuh juga akan memperbaiki sel-sel dan jaringan kulit.
Jadi, bila kurang tidur akibat insomnia dapat merugikan kesehatan kulit karena produksi kolagen menurun. Akibatnya, penuaan akan lebih cepat terjadi pada kulit.
4. Keinginan makan berlebih