Musda Golkar

Freddy Sebut Polemik Golkar Hal Biasa

Meski ada pelarangan Musda dari pihak lain tidak berpengaruh. Gugatan tetap berjalan, begitu pula dengan Musda

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Pembacaan Ikrar Kader Golkar dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar tahun 2017 di Orchardz Hotel Jalan Gajahmada Pontianak, Selasa (21/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPP Partai Golkar, Freddy Latumahina menyatakan riak-riak kecil yang terjadi merupakan hal yang biasa dalam partai.

"Hal itu menjadi kebiasaan di partai dengan adanya mahkamah partai ini berfungsi," katanya, Selasa (21/2).

Ia mengatakan Mahkamah Partai Golkar ini independen dan tidak terikat pada siapapun. Mereka adalah hakim-hakim partai.

Dari 7 hakim itu ada dari kalangan luar yakni profesional. Jadi tidak akan ada yang terkena pengaruh. 

"Keputusan apa pun itu bersifat final dan mengikat. Meski ada pelarangan Musda dari pihak lain tidak berpengaruh. Gugatan tetap berjalan, begitu pula dengan Musda," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved