Pemkot Singkawang Bangun IPA 150 Liter Per Detik di Tirta Sari
IPA sudah dibangun, tinggal PDAM memotong pipa ilegal dan menyalurkannya ke masyarakat...
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang kembali merampungkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di tirta sari, Roban dengan kapasitas 150 liter/detik. Sebelumnya di lokasi tersebut juga telah terbangun IPA dengan masing-masing 80 liter perdetik dan 50 liter perdetik.
"IPA sudah dibangun, tinggal PDAM memotong pipa ilegal dan menyalurkannya ke masyarakat. Dimana itu akan diatur oleh direktur PDAM Gunung Poteng," ujar Walikota Singkawang, Awang Ishak, Minggu (12/2/2017).
Menurutnya pula untuk pemasangan pipa kerumah warga akan mengusahakan agar dibebaskan oleh pemerintah kota Singkawang.
"Untuk pemilik kartu Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga kami rencanakan dibebaskan pemasangan dan air bersihnya. Sperti kesehatan dan sekarang juga air bersih karena milik walikota, sedangkan listrik kita harapkan juga demikian namun itu bukan kewenangan pemkot," tuturnya.
Baca: KPU Singkawang Bersihkan Alat Peraga Kampanye
Sedangkan untuk peresmian dan pengoperasiannya dikatakan oleh Awang menunggu proses Pilkada berakhir. "Kalau untuk pengoperasiannya menunggu proses Pilkada, memang awalnya ingin sebelum Pilkada," tuturnya.
Sementara itu kepala dinas Pekerjaan Umum kota Singkawang, H Asyir A Bakar mengatakan saat ini dibutuhkan air bersih 480 liter perdetik untuk kota Singkawang. Target tersebutlah yang terus diupayakan oleh pemerintah Singkawang.
"Kebutuhan akan IPA ini coba kami usulkan ke pusat dan diakomodir dalam pembanguan IPA. Saat ini yang sudah ada totalnya 340 liter perdetik, Simelagi 50 liter perdetik, yang lama 10 liter perdetik, di tirtasari 80 liter perdetik dan 50 liter perdetik, Tirta Sari yang baru 150 liter perdetik," katanya.
Sehingga masih dibutuhkan 140 liter perdetik untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kota Singkawang. Dan menurut Asyir itu juga telah direncanakan oleh pemerintah kota Singkawang.
"Untuk yang belum di danau serantangan 120 liter perdetik, seluang, 20 liter perdetik. Itu rencana akan dibangun dan jika telah terbangun maka kebutuhan bisa terpenuhi," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ipa-pdam-gunung-poteng_20170212_182251.jpg)