Pilkada Landak
Distribusi Logistik, Jakius: Ini Dokumen Negara Tolong Jaga dengan Baik
Saya minta kepada pihak kepolisian juga, untuk bersama-sama mengawal dan menjaga sampai pada di TPS-TPS.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfons Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Penjabat (Pj) Bupati Landak Jakius Sinyor bersama Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto menghadiri pelepasan distribusi logistik Pilkada Landak tahap pertama untuk empat kecamatan, Jumat (10/2/2017) pagi.
Pelepasan juga dihadiri Ketua KPU Landak Lomon bersama Sekretaris dan Komisioner, Panwas, dan. Dalam arahannya Pj Bupati meminta agar logistik Pilkada harus benar-benar didistribusikan dengan benar, serta dijaga dengan baik.
"Ini dokumen Negara, tolong dijaga dengan baik. Saya minta kepada pihak kepolisian juga, untuk bersama-sama mengawal dan menjaga sampai pada di TPS-TPS. Agar logistik ini bisa digunakan sampai haru pencoblosan," kata Jakius.
Disamping itu Jakius juga mengharapkan agar kendaraan-kendaraan yang membawa logisitik harus sehat. "Mobil yang bawa logistik baik yang tahap pertama dan tahap kedua harus fresh, kalau sudah diberangkatkan harus langsung sampai tujuan," pesannya.
Selain itu Jakius kembali mengingatkan pihak KPU, dimana berdasarkan pesan Gubernur Kalbar bahwa masyarakat yang punya hak pilih harus mendapat undangan. "Harapan saya kepada KPU, jangan ada pemilih tetap yang tidak menerima surat undangan pencoblosan," tegasnya.
Maka dari itu pihanya dari Pemerintah akan terus mengawasi proses hingga pelaksanaan Pilkada. "Kami juga akan tetap memantau sampai dengan pelaksaan Pilkada. Panwas tolong di awasi dalam pendistribusian jangan singgah-singah lagi," tutupnya.
Sebelum keberangkatan pendistribusian logistik, KPU Landak menggelar upacara adat. Dimana seluruh jajaran KPU dan undangan lainnya yang hadir, turut didoakan secara adat oleh seseorang yang memimpin ritual tersebut.
Sementara itu Ketua KPU Landak Lomon menerangkan, pendistilribusian logistik memang dilakukan sebanyak dua tahap. Dimana untuk tahap pertama ditujukan untuk empat Kecamatan, tahap kedua pada hari berikutnya untuk sembilan Kecamatan ditambah tiga Desa di Air Besar.
"Hari pertama empat Kecamatan, untuk di Kecamatan Air Besar pada tahap pertama kita hanya mampu kirim untuk 13 Desa. Sedangkan tiga Desa sisanya akan kita kirim pada tahap dua, karena jalur cukup jauh maka kita melewati Entikong," jelasnya.
Sedangkan untuk Kecamatan lain menurut Lomon, tidak ada kendala dan semuanya akan sampai dan tiba sesuai dengan jadwal yang ditentukan. "Harapan kita ya pendistribusian berjalan dengan aman, agar nanti pada pelaksanaan Pilkada berjalan lancar," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jakius-lepas-logistik_20170210_221928.jpg)