Ternyata Seperti ini Tradisi Mandikan Pesawat Tempur di Lanud Supadio
Tak ubahnya memandikan kendaraan biasa pada umumnya mobil atau moto. Setiap pesawat akan disirami air serta cairan krem pembersih.
Penulis: Madrosid | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kebiasaan Skadron Udara I Lanud Supadio setiap menjelang pergantian tahun baru, ada tradisi unik yang dilakukan.
Setiap pesawat jenis Hawk 100/200 akan dimandikan oleh seluruh kru Skadron Udara I Lanud Supadio secara bersama, di Shelter Skadron Udara I Lanud Supadio, Selasa (27/12/2016).
Tradisi memandikan pesawat sudah menjadi hal lumrah setiap tahunnya. Sebagai upaya resolusi baik di jajaran dan terhada psawat melalui acara pemandian ini.
Tak ubahnya memandikan kendaraan biasa pada umumnya mobil atau moto. Setiap pesawat akan disirami air serta cairan krem pembersih.
Setiap pesawat dibersihkan 4-5 personil.
Hal ini dilakukan berbaringan, dengan menderetkan posisi pesawat di Shelter Skadron Udara I Lanud Supadio.
Tampak dari samping barisan pesawat sangat indah.
Layaknya persiapan untuk terbang bermanuver.
Acara pemandian ini dipimpin langsung Danskadron Udara I, Letkol Pnb Agung Indrajaya.
Pembersihan dalam pemandian ini dilakukan pada seluruh bagian pesawat tempur Hawk 100/200 dan sarana pendukung penerbangan yang ada.
"Tradisi “mandi pesawat” ini melibatkan seluruh personel Skadron Udara I.
Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap akhir tahun yang bertujuan membersihkan seluruh bagian pesawat agar pesawat selalu dalam kondisi bersih dan siap operasional," kata Agung.
Selain tujuan dari membersihkan pesawat, guna meningkatkan kekompakan, sinergi dan soliditas antar sesama personel Skadron Udara I.
Sekaligus sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan keselamatan dan kelancaran seluruh pelaksanaan tugas-tugas Skadron Udara I.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/seluruh-personil-skadron_20161227_184746.jpg)
