Advetorial
Kawat Layangan Hantam Jaringan Transmisi di Parit Baru-Senggiring
Kejadian pada Jumat (12/16/2016) pukul 10.55 WIB ini menyebankan terjadi pemadaman di beberapa kawasan di Kota Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Layangan dengan tali kawat kembali hantam jaringan transmisi 150 kV antara Parit Baru-Senggiring.
Kejadian pada Jumat (12/16/2016) pukul 10.55 WIB ini menyebankan terjadi pemadaman di beberapa kawasan di Kota Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah.
Proses pemulihan pasokan listrik dilakukan secara bertahap dan normal kembali pada pukul 11.30 WIB.
Menurut Manajer AP2B Kalbar, Ricky Cahya Andrian, gangguan kawat layang-layang terjadi di daerah Sei Pinyuh, tepatnya di km 33,9 arah Senggiring.
Menurut pantauan petugas banyak masyarakat yang gemar bermain layang-layang disekitar jaringan transmisi yang tentunya membahayakan keselamatan serta terganggunya pasokan listrik ke pelanggan.
Baca: Tambah Daya Gratis PLN dari 900 VA ke 1.300 VA, Berlaku Hingga 31 Desember 2016
"Gangguan kawat layang-layang pada jaringan transmisi menjadi penyebab utama terjadinya padam listrik. Hanya kawat layang-layang yang bisa menjangkau jaringan listrik setinggi itu," jelas Ricky.
Lebih lanjut dijelaskannya, dengan kejadian padam tersebut PLN nyaris kehilangan kesempatan untuk menjual listrik ke pelanggan senilai 100 juta rupiah lebih, dan pastinya banyak aktifitas masyarakat yang juga terganggu disebabkan padam yang terjadi sekitar setengah jam.
Sementara itu menurut Hasan (42), warga jalan Pancasila Sei Pinyuh, padam listrik kemaren sangat mengganggu aktifitas usaha warga.
Menimbulkan kerugian terutama bagi pelaku usaha yang bayak terdapat di Sei Pinyuh.
"Kalau sudah listrik padam semua jadi terganggu, dan pastinya menimbulkan kerugian berbagai pihak terutama yang menjalankan berbagai usaha. Saya juga sering melihat warga yang kerap bermain layang-layang dibeberapa lokasi di Sungai Pinyuh ini. Mungkin perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya layang-layang serta upaya penertiban agar keberadaan pemain layang-layang tidak mengganggu keselamatan warga dan kabel listrik", ungkap Hasan.
PLN Wilayah Kalbar saat ini sedang meningkatkan kemampuan dan keandalan listrik. Upaya ini tentunya tidak akan banyak bearti tanpa dukungan masyarakat yang menjadi pelanggan PLN.
Menggunakan listrik secara bijak, tidak bermain layang-layang terutama yang menggunakan kawat disekitar jaringan listrik, serta membayar rekening listrik tepat waktu adalah merupakan beberapa contoh perilaku bijaksana dalam membantu menjaga kontinyuitas pasokan listrik ke pelanggan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/layangan-hantam-jaringan-listrik_20161217_182341.jpg)