Penyamun Ancam Jiwa Warga Pontianak, Selama November Ada 12 Kasus

Terlapor menggunakan sepmot merampas 1 buah kantong plastik yang berisi uang tunai Rp 212,94 juta milik IAIN Pontianak.

Penyamun Ancam Jiwa Warga Pontianak, Selama November Ada 12 Kasus
ISTIMEWA
Postingan Mustika di akaun Facebooknya, serta menampilkan korban yang jambret yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit di Pontianak, Selasa (13/12/12016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus pembegalan marak terjadi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya selama November dan Desember 2016 ini.

Para korbannya pun harus menjalani perawatan medis setelah dilukai penyamun.

Baca: Berita Terpopuler Kalbar Terbit Kamis, Warga Pontianak Merasa Terancam

Belum lagi harta benda dan uang ratusan juta rupiah, raib dibawa pelaku.

Polresta Pontianak pun telah menggiatkan patroli 24 jam sebagai upaya pencegahan kasus begal yang kini menjadi sorotan publik Kota Khatulistiwa.

Berikut ini data kasus begal atau jambret selama November 2016:

Street Crime Per November

1. 07 November

  • Pukul: 15.30 WIB
  • TKP: Bundaran Jl Reformasi, Pontianak Tenggara
  • Korban: Atika Shafira Dewi (17)
  • Modus: Tersangka mengambil paksa 1 unit iPhone 6 saat pelapor sedang menelepon

2. 10 November 2016

  • Pukul: 11.50 WIB
  • TKP: Kampus IAIN, Jl Suprapto, Pontianak Pelatan
  • Korban: Reka Kurniawati SE (30)
  • Modus: Terlapor menggunakan sepmot merampas 1 buah kantong plastik yang berisi uang tunai Rp 212,94 juta milik IAIN Pontianak.

3. 17 November 2016

  • Pukul: 11.00 WIB
  • TKP: Gg Beringin, Tanjung Hulu, Pontianak Timur
  • Korban: Susilawati (24)
  • Modus: Tersangka merampas tas pelapor dengan mengacungkan sajam berisi uang tunai Rp 5 juta
Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved