Pelecehan Seksual di Kalbar Meningkat

Menjelang akhir tahun ini pihaknya telah menerima sebanyak 90 pengaduan kekerasan terhadap anak.

Penulis: Zulkifli | Editor: Mirna Tribun

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli 

TRIBUNPONTIANAK.CO.OD,PONTIANAK - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalbar Alik Rosyad, mengungkapkan menjelang akhir tahun ini pihaknya telah menerima sebanyak 90 pengaduan kekerasan terhadap anak.

"Ini hingga awal Desember dan padakhir tahun tentu akan kita evaluasi kembali," katanya Kepada Tribun kemarin.

Dikatakanya sangat mungkin lebih banyak lagi kasus kekerasan terhadap anak yang tidak diketahui atau tidak dilaporkan kepada institusi terkait. Apapun bentuk kasus tersebut.

"90 pengaduan, Itu yang masuk ke kami. Artinya kasus diluar yang tidak dilapor ke kami tentu akan lebih banyak lagi,"ungkapnya.

Dikatakanya memang secara kuantitatif terjadi penurunan dibanding pengaduan pada 2015 yang mencapai 106 aduan.

Namun yang menjadi sorotan adalah trend meningkatnya angka kekerasan terhadap anak khususnya pelecehan seksual.

"Kekerasan seksual kecenderungannya terus bertambah,"ungkapnya.

"Semakin mudahnya mengakses internet semakin mudah pula saat ini mudah melihat konten porno,"ungkapnya.

Oleh karena itu Kata Alik pentingnya penguatan dari dalam keluarga. Pengawasan maupun penanaman nilai dan ajatan Agama, sangat penting agar menjadi tameng generasi muda dan anak-anak bangsa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved