Citizen Reporter
Aksi Sedekah Pendidikan
Keadaan bangunan yayasan ini pun cukup memprihatinkan, memiliki 4 jenjang Pendidikan yaitu TK, SD, SMP, dan SMA tetapi hanya memiliki satu gedung....
Penulis: Syahroni | Editor: Mirna Tribun
Prasarana lain yang juga belum dimiliki oleh Yayasan Tadrisul Ulum adalah kantin.
“Saya setiap bulannya menyisihkan sedikit dari gaji saya untuk proses pembangunan kantin,” kata Kepala Sekolah Yayasan Tadrisul Ulum (Fauzan, 24 th) saat menemui pengurus Aksi Sedekah Pendidikan, 24 November 2016 lalu.
Berangkat dari permasalahan tersebut, Aksi Sedekah Pendidikan (ASP) Pontianak membuat suatu program untuk sedikit membantu permasalahan yang sedang dihadapi oleh Yayasan Tadrisul Ulum dengan turun langsung ke yayasan tersebut, sebagai salah satu aksi nyata dalam memperingati Hari Guru Nasional.
Perayaan Hari Guru yang diperingati pada tanggal 25 November memang telah lewat, namun bukan berarti ia telah berakhir.
Guru tetaplah sosok pejuang bangsa yang tak pernah lelah mendidik generasi bangsa Indonesia menjadi generasi yang cerdas dalam segala bidang, guru akan selalu berjasa hingga kapanpun.
Program yang bertemakan “Pendidikan dalam Keterbatasan” ini sontak membuat para siswa dan guru-guru di Yayasan Tadrisul Ulum antusias mengikuti rangkaian agenda yang dirancang oleh Tim ASP.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, pada hari Sabtu hingga Minggu, 3-4 Desember 2016. Kondisi jalan yang di luar ekspektasi membuat perjalanan dari Pontianak ke yayasan menjadi lebih lama, dikarenakan jalan yang begitu hancur, becek, dan jarak tempuh yang jauh.
Perjalanan ini seakan jadi saksi bahwa sesulit apapun medan tempuhnya, pendidikan tetap nomor satu untuk diperjuangkan. Banyak kendala yang kami mulai dari kebocoran ban, kehabisan bensin, jatuh di perjalanan dikarenakan kondisi jalan yang sangat hancur dan mayoritas dari Tim ASP adalah perempuan.
Tetapi, semua kelelahan dan keluhan itu segera kami buang jauh-jauh dari benak kami.
Kami membayangkan senyum ceria dan semangat wajah adik-adik siswa Yayasan Tadrisul Ulum yang tentu sudah menanti kami dari pagi, dan seketika itu semangat kami kembali menggelora.
“Jadilah orang yang sebanyak-banyaknya memberi, bukan orang yang sebanyak-banyaknya meminta” (Mengutip dari film Laskar Pelangi).
Kalimat ini pula yang selalu menjadi penyemangat kami untuk terus dan tak pernah lelah untuk berbagi terutama di bidang Pendidikan.
Agenda pertama yang kami lakukan di Yayasan Tadrisul Ulum adalah mengadakan kelas inspirasi untuk adik-adik siswa pada semua jenjang.
Kelas inspirasi ini di tangani langsung oleh beberapa pengurus ASP yang memberi beberapa materi tentang pentingnya memiliki sebuah cita-cita, motivasi belajar, dan minat baca yang harus ditumbuhkan sejak dini.
Pada anak kelas 3 MTs dan MA diberikan materi tambahan khusus terkait tips dan trik menghadapi Ujian Nasional dan motivasi melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus memikirkan keterbatasan baik jarak maupun biaya.