Kesbangpol Bekali Peserta Bela Negara Mengenai Daerah Teritorial
Kalau dilihat dari arti Bela Negara itu sendiri bukan berarti kita harus memikul senjata
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kepala Kesbangpol Kota Pontianak, Zulkarnain, menyampaikan jika 60 peserta Bela Negara tersebut berasal dari 20 sekolah SMA sederajat yang ada di Kota Pontianak, Senin (28/11/2016).
Para peserta, lanjut dia akan mendapat pelatihan selama satu minggu.
"Mereka akan dilatih selama satu minggu, namun mereka tidak menginap dan kegiatan dimulai pukul 05.45 pagi sampai 17.00 WIB," jelas Zulkarnain.
Disampaikannya juga sebanya 60 peserta tersebut sesuai dengan jumlah anggaran yang telah ditentukan untuk mengadakan Bela Negara dari Kesbangpol.
Selain itu disampaikannya juga materi-materi yang akan diberikan pada peserta mulai dari pemerintahan daerah dan kepemimpinan, kemudian juga ada dari pihak polisi, BNN, dan dari Dandim mengenai wilayah teritorial serta materi lainnya yang membangun karakter para anak muda tersebut.
Kepala Kesbangpol juga menambahkan bahwa para instruktur diserahkan pada TNI/Polri untuk membimbing 60 peserta Bela Negara tersebut.
Dirapkan dengan dilakasanakan kegiatan tersebut mampu menanamkan rasa akan kecintaan terhadap tanah air Indonesia dan manjaga NKRI ini, saling menghormati dan menghargai.
Disebutkannya juga bahwa generasi pelajar yang masih muda, masih sangat labil dan itulah yang menjadi sasaran untuk diberikan latihan Bela Negara agar tertanam dibenaknya mengenai rasa kecintaan terhadap tanah air.
"Kalau dilihat dari arti Bela Negara itu sendiri bukan berarti kita harus memikul senjata, tapi mulai dari aktivitas kita sehari-hari juga sudah mencerminkan Bela Negara," tukas Zulkarnain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/zulkarnain_20161128_144756.jpg)