Citizen Reporter
Panton Untuk Sail Selat Karimata
Hidup mesti bersopan santun,Tak peduli miskin atau kaya, Izinkan saye menyampaikan panton,Ini panton untuk negeri kayong utara.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Hasyim Ashari
Karya : Muhammad yusril (Putra daerah Kayong Utara)
Hidup mesti bersopan santun,
Tak peduli miskin atau kaya,
Izinkan saye menyampaikan panton,
Ini panton untuk negeri kayong utara.
Indah wisata kayong utara,
Berada dari desa hingga ke kota,
Sungguh hati tidak menyangka,
Dulok kampong sekarang menjadi kota
Pusat kota di sukadana,
Pasar dan kantor berjejer kanan kiri,
Sembilan tahun kayong berusia,
usia muda dikate sudah mampu bersaing hingga luar negari
Orang panggil ini tanah bertuah,
Sehingga dijajah oleh Belanda,
Sembah syukur kepada Allah,
Membuat kayong utara sejahtera
Indahnya pemandangan dimana-mana,
Banyak pemuda mengambil foto,
Tak sedikt orang berkata
Ini karna dukungan pak oso.
Enam kecamatan sudah menjadi data,
Tidaklah jauh untuk berpergi,
Kalo itu sudah keyataan yang ada,
Salam syukur kepada wakil MPR RI
Partai ppd berlambang payong,
Berubah sudah seiring masa,
Indah dan molek kote kayong,
Sungguhlah rugi kalo kawan tidak menginjak tanah kayong utara
Dua periode pak hildi berkiprah,
Mengabdikan diri untuk membangun kota,
Pengingat bagi anak daerah,
Mari kite jage kote kita
Tempoyak sudah menjadi buah tangan,
Durian menjadi simbol kotenya,
Tak lupa terimakasih kami ucapkan,
Kepada Pemerintah daerah yang ada
Adat istiadat masih dipegang,
Menjaga budaya agar tetap terjaga,
Inilah aset negri tanah kayong
Kepada pemuda mesti ikut dalam menjaga
Kehutanan untan tempat saya melanjutkan pendidikan,
Muhammad yusril nama saya,
Syukur dan salam saya ucapkan,
Atas terlaksananya sail karimata