MoU Petrokimia Gresik-Kodam Tanjungpura untuk Mendukung Program Pangan Pemerintah

Menurut Pangdam hal ini dilakukan karena pihaknya sebagai satu di antara institusi yang terlibat langsung dalam memperbesar produksi beras,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Panglima Kodam XII/ Tanjungpura, Mayjend TNI Andika Perkasa saat konferensi pers bersama Dirut Petrokimia Gresik, Nugroho Christijanto dan Direktur Pemasaran PG, Meinu Sadariyo di Makodam XII/ Tpr, Jumat (30/9/2016) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Panglima Kodam XII/ Tanjungpura, Mayjend TNI Andika Perkasa menyambut baik adanya kerjasama yang terjalin dengan Petrokimia Gresik, untuk dapat memperkenalkan produknya di Kalimantan.

"Kami membuka kesempatan kepada rekan BUMN, Petrokimia Gresik untuk bisa mensosialisasikan dan lebih memperkenalkan produk-produknya di Kalimantan," ungkapnya saat konferensi pers bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik (PG), Nugroho Christijanto dan Direktur Pemasaran PG, Meinu Sadariyo usai konferensi pers di Makodam XII/ Tpr, Jumat (30/9/2016) malam.

Menurut Pangdam hal ini dilakukan karena pihaknya sebagai satu di antara institusi yang terlibat langsung dalam memperbesar produksi beras, pangan maupun perkebunan.

"Karena kami tidak hanya menangani penambahan jumlah beras. Karena itukan MoU di tingkat atas, (Kementerian) Pertanian dengan TNI. Tapi kita juga mengurusi kedelai, jagung, dan itu semua memang salah satu cara kita untuk membantu pemerintah pusat maupun daerah mencukupi kebutuhan pangan," jelasnya.

Lanjut Pangdam, banyak hal yang ditemui pihaknya di lapangan, semisal dalam program cetak sawah, yang memang ditujukan untuk memperluas lahan ekstensifikasi, yang kemudian harusnya ditindaklanjuti dengan penanaman padi.

"Itu baru padi saja, banyak contoh lain yang juga belum disebutkan. Dan ini semuakan teori atau rencana, tetapi dalam prakteknya tidak semulus dan semudah itu, ada kendala-kendala teknis di lapangan, apakah kendala yang bersifat administrasi, sehingga penyiapan pupuk, benih dan sejenisnya itu menjadi terhambat," terangnya.

Sehingga menurut Andika, kehadiran PG pasti akan memberikan solusi bagi masalah-masalah yang mungkin dihadapi oleh para petani maupun perkebunan-perkebunan di Kalimantan.

"Kami sebagai tuan rumah atau institusi yang langsung terlibat dalam ikut membantu program pemerintah pusat ini merasa terpanggil mengajak teman-teman, termasuk Petrokimia Gresik, untuk mungkin bisa berpartisipasi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved